Berita Liga Inggris: Gabriel Agbonlahor mengaku khawatir Unai Emery bisa meninggalkan Aston Villa akibat frustrasi dengan keterbatasan finansial klub. Kekhawatiran itu ia sampaikan melalui media sosial setelah melihat situasi yang dihadapi Villa dalam beberapa pekan terakhir.
Mantan penyerang yang sempat menjadi pencetak gol terbanyak Aston Villa di Premier League tersebut bereaksi usai kekalahan 0-1 dari Everton pada Ahad (18/1/2026). Dalam laga itu, Unai Emery terlihat frustrasi karena minimnya opsi di bangku cadangan untuk membalikkan keadaan.
Sebelum pertandingan, Emery sempat mencoba meredam isu kegagalan The Villans memperkuat skuad secara signifikan dibanding rival. “Kami adalah klub besar, kami punya suporter yang luar biasa. Villa Park itu spesial, seperti benteng,” ujar Emery.
“Tetapi kami tidak punya potensi untuk merekrut pemain, misalnya Manchester City merekrut [Antoine] Semenyo, atau Tottenham merekrut [Conor] Gallagher. Oke,” lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.
Gabriel Agbonlahor kemudian menyinggung aturan Profitability & Sustainability Rules (PSR) yang dinilainya membelenggu Aston Villa. Aturan tersebut memaksa klub melepas sejumlah pemain penting dalam empat jendela transfer terakhir, seperti Donyell Malen, Jhon Duran, Jacob Ramsey, dan Douglas Luiz.
Situasi Villa semakin sulit setelah cedera yang menimpa Boubacar Kamara dan John McGinn. Kondisi ini membuat Agbonlahor menilai kedalaman skuad Aston Villa kini sangat terbatas.
“Kamara mungkin absen sampai akhir musim. Gila, dengan [Amadou] Onana yang rawan cedera, kami tinggal punya pemain seadanya,” tulis Agbonlahor. “Enak ya kalau bisa seperti City, belanja £100 juta untuk menutup kekurangan. Finis tujuh besar sudah jadi musim yang hebat dengan skuad setipis ini. PSR tidak akan membiarkan kami bersaing.”
Ia juga mengkritik beberapa pemain. “Saya agak netral, tapi [Jadon] Sancho tidak cukup bagus dan bahkan tidak akan masuk tim League Two. [Lamare] Bogarde oke, tapi hanya pemain pelapis. Aturan PSR ini akan membuat manajer sangat frustrasi sampai akhirnya pergi. Kami ingin bermimpi, tapi saya sangat khawatir,” tulisnya.
Pada musim panas lalu, Aston Villa mendatangkan Evann Guessand dari Nice dengan nilai sekitar £30 juta, sementara Emery juga kerap memuji potensi Lamare Bogarde. Namun, dua pemain pinjaman pada hari terakhir bursa, termasuk Jadon Sancho dan Harvey Elliott, belum memberikan dampak berarti bagi tim.
Artikel Tag: Gabriel Agbonlahor, Unai Emery, Aston Villa
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/agbonlahor-khawatir-emery-pergi-dari-aston-villa-akibat-masalah-keuangan

