Ramdani Bur
, Jurnalis-Rabu, 21 Januari 2026 |17:09 WIB
Nurpendi raih emas pertama bagi Indonesia di ASEAN Para Games 2025. (Foto: Instagram/@npci_diy)
INDONESIA langsung tancap gas di hari pertama ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand pada Rabu (21/1/2026). Atlet balap sepeda Nurfendi menjadi atlet pertama Indonesia yang meraih medali emas di ASEAN Para Games 2025.
Ia menjadi yang terbaik di nomor men’s time trial B klasifikasi MB2 di Suranaree University of Technology. Ia meraih 41 menit 59,763 detik, mengungguli atlet sepeda Yokphanitchakit Surachai.
1. Bersyukur Raih Emas Pertama di ASEAN Para Games 2025
Pelatih tim para sepeda Indonesia, Erik Suprianto, semringah Nurfendi langsung unjuk gigi di hari pertama ASEAN Para Games 2025. Ia mengatakan apa yang dicapai Nurfendi telah melebihi target.
“Alhamdulillah hasil ini optimal kami raih, padahal tidak ditargetkan sebelumnya,” kata Erik Suprianto, Okezone mengutip dari Antara, Rabu (21/1/2026).
Tak hanya Nurfendi yang berjaya di cabang olahraga para balap sepeda. Vanza Mifthahul Jannah juga memenangkan medali emas. Ia berjaya di nomor women’s time trial B klasifikasi WB2.
Vanza Mifthahul Jannah mencatatkan waktu 34 menit 55,16 detik. Atlet balap sepeda asal Malaysia, Nur Azlia Syafinah, menjadi pesaing terdekat dengan catatan waktu 35 menit 38,432 detik.

