Kotak hitam yang berisi perekam data penerbangan (FDR) dan perekam suara kokpit (CVR) itu diharapkan bisa mengungkap penyebab kecelakaan.
“Black box berada di dalam potongan ekor pesawat dan masih pada posisinya,” kata Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu 21 Januari 2026.
Proses evakuasi kotak hitam ke posko, kata Dody, membutuhkan waktu sekitar tiga jam.
Selanjutya kotak hitam akan dibawa ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diteliti lebih jauh.
“Penetapan dan pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan oleh KNKT,” kata Dody.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

