Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prediksi St Pauli vs Hamburger SV, 24 Januari 2026 Bundesliga

    January 21, 2026

    Peran Pelindo terhadap Jebakan serta Tekanan Dolar AS

    January 21, 2026

    Andrej Kostic Desak Partizan Belgrade Untuk Segera Melepasnya ke Milan

    January 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Hadir di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Tantangan Utama Pembiayaan Berkelanjutan : Okezone Economy

    Hadir di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Tantangan Utama Pembiayaan Berkelanjutan : Okezone Economy

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 21, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Hadir di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Tantangan Utama Pembiayaan Berkelanjutan

    SWISS – Tantangan utama pembiayaan berkelanjutan di negara berkembang bukan terletak pada kurangnya komitmen atau ketersediaan modal global, melainkan pada kemampuan eksekusi di tingkat lokal. Bank lokal dinilai memiliki peranan penting sebagai anchor bank dalam menyalurkan blended finance ke sektor riil. 

    Pandangan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI Hery Gunardi dalam diskusi panel bertajuk “Capital for Sustainability: Unlocking Sustainable Finance and Growth in Emerging Markets”, yang diselenggarakan di Indonesian Pavillion di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Selasa (20/1/2026). 

    “Ketika kita berbicara tentang keberlanjutan di emerging markets, pertanyaan sesungguhnya bukan soal ambisi, melainkan eksekusi. Modal untuk keberlanjutan sebenarnya sudah tersedia secara global. Tantangannya adalah bagaimana memindahkan modal tersebut secara aman, efisien, dan berskala ke tempat yang paling membutuhkan,” ujar Hery. 

    Hery menjelaskan bahwa di negara berkembang, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memegang peran krusial dalam perekonomian. Sektor ini menciptakan lapangan kerja, menopang rantai pasok lokal, serta menjadi jangkar ketahanan komunitas. Namun demikian, UMKM kerap tidak menjadi bagian utama dalam diskusi global mengenai pembiayaan berkelanjutan. 

    Menurutnya, tidak akan ada transisi hijau maupun pertumbuhan inklusif yang berhasil tanpa keterlibatan UMKM. “Pembiayaan berkelanjutan harus bersifat inklusif. Transisi hanya akan berhasil jika UMKM bergerak maju bersama, bukan tertinggal,” tegasnya. 

    Dalam konteks global, Hery menyoroti pentingnya peran bank lokal sebagai anchor bank dalam menyalurkan blended finance ke sektor riil. Menurutnya, tanpa kemampuan eksekusi di tingkat lokal, pembiayaan berkelanjutan berisiko berhenti pada tataran konsep dan sulit menjangkau kebutuhan nyata di lapangan. 

    Pandangan tersebut sejalan dengan perspektif investor global. Presiden dan CEO TCW, Kathryn Koch, menilai bahwa persepsi risiko terhadap emerging markets kerap berlebihan. Dalam konteks portofolio global, ia bahkan menyebut bahwa mengabaikan negara berkembang justru dapat meningkatkan risiko investasi. 

    “Justru berisiko jika tidak memiliki eksposur ke emerging markets,” ujar Kathryn. 

    Dia menambahkan bahwa kompleksitas pasar negara berkembang sering kali disalahartikan sebagai risiko, padahal dapat dikelola secara efektif melalui sistem keuangan lokal yang kuat. 

    Menurut Kathryn, bank-bank domestik dengan jaringan luas dan pemahaman mendalam terhadap sektor riil memiliki peran strategis dalam menerjemahkan modal global menjadi pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan. 

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Wakapolri Ungkap Negara yang Jadi Pusat Eksploitasi WNI di ASEAN : Okezone News

    January 21, 2026

    Persib Bandung Juara Paruh Musim Super League 2025-2026, Eliano Reijnders: Perjalanan Masih Panjang! : Okezone Bola

    January 21, 2026

    Insanul Fahmi Siap Kooperatif Jika Gagal Buktikan Pernikahan Siri ke Wardatina Mawa : Okezone Celebrity

    January 21, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Prediksi St Pauli vs Hamburger SV, 24 Januari 2026 Bundesliga

    Berita Olahraga January 21, 2026

    Ligaolahraga.com -Dalam pertandingan krusial dalam perebutan kelangsungan hidup di Bundesliga, St Pauli siap mati-matian menghadapi…

    Peran Pelindo terhadap Jebakan serta Tekanan Dolar AS

    January 21, 2026

    Andrej Kostic Desak Partizan Belgrade Untuk Segera Melepasnya ke Milan

    January 21, 2026

    Saya Masuk Sistem yang Dilahirkan oleh Bangsa

    January 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Prediksi St Pauli vs Hamburger SV, 24 Januari 2026 Bundesliga

    January 21, 2026

    Peran Pelindo terhadap Jebakan serta Tekanan Dolar AS

    January 21, 2026

    Andrej Kostic Desak Partizan Belgrade Untuk Segera Melepasnya ke Milan

    January 21, 2026

    Saya Masuk Sistem yang Dilahirkan oleh Bangsa

    January 21, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.