Berita Liga Inggris: Ilia Gruev mengaku harus mengembangkan ketangguhan mental dalam memperebutkan menit bermain di Leeds United, sambil memuji dampak besar yang diberikan Daniel Farke terhadap skuad.
Meski bukan nama utama di tim, Gruev telah memulai delapan laga Premier League musim ini, termasuk empat pertandingan terakhir secara beruntun. Enam dari start tersebut datang setelah kekalahan 3-2 dari Manchester City pada November, laga yang memicu kebangkitan Leeds United. Dalam tujuh pertandingan liga yang ia mainkan sejak itu, Leeds hanya kalah satu kali.
Setelah kembali dari cedera lutut serius yang membuatnya absen tiga bulan, Gruev tampil penuh di enam pertandingan terakhir Championship musim lalu untuk memastikan Leeds tetap bertahan. Pada awal musim ini, ia hanya memulai dua dari 12 laga pertama, dan harus bersabar menunggu kesempatan.
“Pastinya tidak mudah. Tapi di Inggris, budaya pemain yang tidak bermain tetap mencoba positif — dan itu tulus, bukan pura-pura. Itu berbeda dengan Jerman,” kata Gruev kepada Sky Sports Jerman.
“Saya tahu kalau terus berusaha, kesempatan itu akan datang. Dan memang itulah yang terjadi. Jika tidak tampil bagus di Inggris, kesempatan berikutnya datang cepat — klub-klub memiliki kantong dalam. Kamu harus kuat secara mental. Itu yang paling saya pelajari.”
Ilia Gruev bukan pemain yang sering menjadi sorotan, tetapi kontribusinya di lapangan sangat berpengaruh. Setelah kemenangan atas Fulham, Daniel Farke menyebutnya sebagai salah satu pemain kunci meraih tiga poin.
Gelandang berusia 25 tahun ini lebih suka memimpin dengan tindakan daripada kata-kata, sehingga jarang berdiskusi soal menit bermain dengan pelatih. “Sejujurnya, saya tidak banyak bicara dengan Daniel. Saya tahu bagaimana dia bekerja dan apa yang dia harapkan dari saya. Dia juga tahu apa yang dia dapat dari saya saat dimainkan,” ujarnya.
Farke dikenal tenang, namun terkadang menunjukkan emosi, seperti saat merayakan gol kemenangan Lukas Nmecha di menit akhir melawan Fulham. Gruev menilai pendekatan itu menular ke pemain.
“Dia selalu melihat gambaran besar. Kita jarang menemukan hal seperti itu. Jika kalah dua atau tiga kali sebagai tim promosi — itu bisa terjadi — dia tetap tenang dan objektif. Dia membantu, memberi saran, dan menjaga ketenangan tim. Itu yang membuatnya menonjol,” pungkasnya.
Artikel Tag: Ilia Gruev, Daniel Farke, Leeds United
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/ilia-gruev-puji-daniel-farke-dan-tekankan-kekuatan-mental-di-leeds

