Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, masuknya nama Tommy mdalam bursa calon Deputi Gubernur BI atas usulan Gubernur BI, Perry Warjiyo.
“Sehingga kalau dikatakan ada intervensi misalnya dari Presiden (tidak benar). Pengusulan itu dari Gubernur BI,” kata Dasco kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 21 Januari 2026.
Selain Tommy, terdapat dua nama lain dari internal BI yang turut diusulkan menjadi Deputi Gubernur BI. Mereka adalah Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, dan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Solikin M. Juhro.
Selain itu, Dasco juga menegaskan bahwa mekanisme pengambilan keputusan di BI juga sifatnya kolektif kolegial.
“Tidak mungkin mengambil keputusan-keputusan penting tanpa disetujui oleh yang lain,” demikian Dasco.
Nama Thomas Djiwandono masuk dalam bursa calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri.
Uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap kandidat Gubernur BI dijadwalkan digelar pada Jumat 23 Januari 2026 dan Senin 26 Januari 2026.

