Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Indonesia Masters 2026: Ratchanok Intanon Hanya Ingin Nikmati Permainan

    January 21, 2026

    BRI Peduli Tebar 10.500 Paket Sembako Natal 2025

    January 21, 2026

    Prakiraan Cuaca di Jabodetabek Hari Ini: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang : Okezone News

    January 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Wakapolri Ungkap Negara yang Jadi Pusat Eksploitasi WNI di ASEAN : Okezone News

    Wakapolri Ungkap Negara yang Jadi Pusat Eksploitasi WNI di ASEAN : Okezone News

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 21, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email






    Wakapolri Ungkap Negara yang Jadi Pusat Eksploitasi WNI di ASEAN (Ist)












    JAKARTA – Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan negara yang menjadi pusat eksploitasi warga negara Indonesia (WNI). Salah satunya kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). 

    Dedi menjelaskan, wilayah yang menjadi pusat eksploitasi dalam kurun 2020 hingga 2023 di Asia Tenggara, mulai dari Kamboja hingga Myanmar.

    “Dalam simpul korban perdagangan manusia WNI selama 2020-2023, peta korban WNI di kawasan Asia dalam tiga tahun terakhir ini menunjukkan bahwa pusat-pusat eksploitasi yang menonjol terjadi di Kamboja, Filipina, dengan simpul transitnya di Thailand, Laos dan Myanmar,” kata Dedi dalam Bedah Buku Strategi Polri Dalam Pemberantasan TPPO di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu (21/1/2026). 

    Dedi menyebut Indonesia dan Filipina memiliki pola berbeda dalam hal perlintasan jaringan TPPO. Itu karena karena garis pantai kedua negara ini terbentang luas, sehingga titik-titik masuknya pun banyak.

    “Ada terjadi perbedaan pola (masuk jaringan TPPO) terutama di Indonesia dan Filipina. Ini negara-negara kepulauan yang memiliki garis pantai yang sangat luas, pintu masuknya banyak,” ujar Dedi.

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Prakiraan Cuaca di Jabodetabek Hari Ini: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang : Okezone News

    January 21, 2026

    Menhaj Harap Tower Kampung Haji di Saudi Beroperasi 2028 : Okezone News

    January 21, 2026

    Ditinggal Shin Tae-yong, Timnas Indonesia Diprediksi Kesulitan Lawan Vietnam di Piala AFF 2026 : Okezone Bola

    January 21, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Indonesia Masters 2026: Ratchanok Intanon Hanya Ingin Nikmati Permainan

    Berita Olahraga January 21, 2026

    Ligaolahraga.com -Jakarta – Bintang veteran asal Thailand Ratchanok Intanon, yang berupaya mempertahankan gelarnya, berhasil mengalahkan…

    BRI Peduli Tebar 10.500 Paket Sembako Natal 2025

    January 21, 2026

    Prakiraan Cuaca di Jabodetabek Hari Ini: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang : Okezone News

    January 21, 2026

    Indonesia Masters 2026: Adnan/Indah Menang Dramatis Atas Malaysia

    January 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Indonesia Masters 2026: Ratchanok Intanon Hanya Ingin Nikmati Permainan

    January 21, 2026

    BRI Peduli Tebar 10.500 Paket Sembako Natal 2025

    January 21, 2026

    Prakiraan Cuaca di Jabodetabek Hari Ini: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang : Okezone News

    January 21, 2026

    Indonesia Masters 2026: Adnan/Indah Menang Dramatis Atas Malaysia

    January 21, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.