Prabowo menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang konsisten menjaga kepercayaan global, termasuk dalam hal komitmen pembayaran utang.
“Indonesia dalam sejarah kita tidak pernah sekali pun gagal membayar utang kita. Tidak sekali pun. Rezim yang berkuasa selalu membayar utang rezim sebelumnya. Presiden yang menjabat selanjutnya akan selalu menghormati hutang pemerintahan sebelumnya,” tegasnya.
Menurutnya, kredibilitas Indonesia yang dibangun dengan susah payah selama bertahun-tahun terus dijaga. Sebab, kredibilitas yang telah hilang akan sangat mahal dan sulit untuk dipulihkan kembali.
“Lembaga internasional tidak memuji kita karena optimisme yang tidak berdasar. Mereka melakukannya karena bukti,” tegasnya.
Ia memaparkan capaian fundamental ekonomi nasional yang dinilai menjadi dasar kuat kepercayaan internasional.
“Ekonomi Indonesia tumbuh lebih dari 5 persen setiap tahun selama dekade terakhir, dan saya yakin tahun ini pertumbuhan kita akan lebih tinggi. Inflasi kita tetap sekitar 2 persen. Defisit pemerintah kita sekarang dijaga di bawah 3 persen dari PDB kita,” jelasnya.

