Mantan Wamenkeu itu menilai Thomas memiliki integritas dan profesionalisme tinggi, meski memiliki latar belakang sebagai pengurus partai politik Gerindra dan merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Saya cukup lama bekerja sama dengan Pak Tommy, beliau sangat profesional meskipun labelnya pada waktu itu, label dari partai politik. Tetapi saya tidak pernah mendengar satu kata pun ataupun satu tindakan tindakan yang mengatasnamakan,” ungkap Anggito dalam konferensi pers di Kantor LPS, Jakarta, Kamis 22 Januari 2026 malam.
Tak hanya Thomas, Anggito juga memberikan penilaian positif terhadap dua kandidat Deputi Gubernur BI lainnya, yakni Dicky Kartikoyono dan Solihin M Juhro, yang diajukan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Presiden Prabowo. Menurutnya, ketiga nama tersebut merupakan figur profesional dengan rekam jejak yang sudah ia kenal sejak lama.
“Jadi saya cukup yakin ketiga calon yang diajukan oleh Pak Gubernur dan oleh Bapak Presiden ke DPR itu adalah orang-orang yang profesional. Jadi itu saja pegangan saya, dan saya kira saya cukup yakin dan saya sudah lama mengenal mereka bertiga,” jelas Anggito.
Sebagai pimpinan LPS, Anggito berharap siapapun yang nantinya terpilih melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR dapat menjaga koordinasi yang kuat antarlembaga, khususnya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
“Itu jawaban yang jujur yang harus saya sampaikan pada anda, tidak ada maksud tertentu. Jadi saya cukup meyakini siapapun yang terpilih dari ketiganya mereka akan bisa melaksanakan, menjalankan dengan baik,” pungkasnya.

