Berita Liga Italia: Kapten Atalanta, Marten de Roon mengakui timnya mengalami keruntuhan mental dan kehilangan fokus dalam kekalahan 3-2 dari Athletic Club di Bergamo.
La Dea sebenarnya sempat mendominasi jalannya pertandingan di Bergamo dan unggul 1-0 melalui sundulan Gianluca Scamacca, yang sempat membawa mereka menempati posisi ke-3 dalam klasemen besar fase liga tersebut.
Namun, setelah kebobolan gol penyeimbang yang terjadi di luar dugaan, performa tim asuhan Raffaele Palladino ini langsung merosot tajam hingga tertinggal 3-1 sebelum akhirnya gol hiburan dari Nikola Krstovic tercipta.
Marten de Roon menggambarkan situasi tersebut sebagai sebuah peristiwa “blackout” yang tidak bisa dijelaskan secara logis, di mana para pemain tampak panik seolah-olah mereka sedang tertinggal dua gol tanpa perlawanan.
“Kami langsung terpuruk setelah kebobolan gol peny equalizer, rasanya seperti blackout. Alih-alih menyamakan kedudukan, rasanya seperti kami tertinggal 2-0, kami menjadi kacau, dan itu tidak boleh terjadi.” ujaar De Roon, kepada Sky Sport Italia.
“Saya sangat sedih, karena melihat babak pertama dan bahkan babak kedua sebelum kebobolan gol peny equalizer, kami mengendalikan permainan. Ini meninggalkan rasa pahit yang sangat dalam.”
“Kami kehilangan terlalu banyak poin dalam situasi seperti ini, ini adalah kesempatan besar untuk finis di delapan besar dan kami menyia-nyiakannya. Sulit untuk mengatakan apa masalahnya,”
“Kami menunjukkan ketidakdewasaan malam ini. Anda bisa kebobolan gol, tetapi Anda tidak perlu langsung panik, kami bisa tetap tenang.”
Artikel Tag: Marten De Roon, Atalanta, liga champions
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/kalah-di-ucl-marten-de-roon-akui-skuad-atalanta-mengalami-blackout

