
Kupang, CNN Indonesia —
Tanah longsor menimbun sejumlah rumah warga Dusun Sosor Alo, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bencana yang dipicu hujan deras ini membuat dua orang warga tertimbun dan belum ditemukan, sementara dua lainnya berhasil dievakuasi.
Salah satu korban yang dievakuasi dan dirawat di Puskesmas Benteng Jawa dinyatakan meninggal dunia pada pagi Jumat (23/1). Longsor tersebut menimpa rumah milik Kongradus Lasa.
Camat Lamba Leda Vitalis Edmundus Lana mengatakan dampak bencana juga membuat ratusan warga di dua dusun terpaksa mengungsi. Sebanyak 90 kepala keluarga (KK) dari Dusun Sosor Alo dan 137 KK dari Dusun Buru Pote meninggalkan tempat tinggal mereka karena khawatir longsor kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita fokus cari korban yang tertimbun, sementara korban yang bisa dievakuasi sudah dapat penanganan medis,” kata Edmundus saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.
Sementara itu, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas mengingatkan agar warga menghindari perjalanan jika tidak mendesak dan segera mengungsi jika tempat tinggal tidak aman.
“Ratusan Kepala Keluarga mengungsi, tim penyelamat terus mencari korban hilang,” kata Agas.
Longsor di Bali
Sementara itu, tiga orang pekerja proyek tertimbun longsor saat bekerja yang berlokasi di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (23/1).
Dalam peristiwa itu, dua pekerja proyek bernama Farhan dan Shohibul Hasan meninggal dunia dan satu orang selamat bernama Muhammad Haki.
“Dapat kami informasikan satu orang dapat ditemukan dalam kondisi selamat dan dua orang dalam kondisi meninggal dunia,” kata I Nyoman Sidakarya selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Jumat (23/1).
“Untuk jenasah telah dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Denpasar,” tambahnya.
(lou/dra)
[Gambas:Video CNN]

