Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Marcus Tavernier Absen, Bournemouth Dihantam Krisis Cedera

    January 24, 2026

    Lagi Viral Istilah Gas Whipping dan Jadi Sorotan Netizen, Apa Itu? : Okezone Women

    January 24, 2026

    Victor Font Turut Protes Jadwal Pemilihan Barcelona

    January 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Antara Korban TPPO dan Ekstradisi Pelaku Scam

    Antara Korban TPPO dan Ekstradisi Pelaku Scam

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 24, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menegaskan bahwa tidak semua WNI di pusat scamming internasional, seperti Kamboja dan China, bisa diberi label sebagai korban perdagangan orang.


    Dalam rapat kerja bersama DPR RI, Mahendra menggarisbawahi bahwa ada batas tegas antara mereka yang tertipu dan mereka yang memang menjadi mesin penggerak kejahatan tersebut.

    Ia secara terbuka menentang persepsi publik yang sering kali memukul rata semua WNI yang kembali dari pusat operasi scam sebagai korban.



    “Kalau saya agak kurang sepakat sepenuhnya mereka dianggap sebagai korban perdagangan orang atau manusia,” ujar Mahendra, yang dikutip redaksi di Jakarta dari YouTube DPR RI, Sabtu 24 Januari 2026. 

    Ia menjelaskan bahwa dalam banyak kasus, keterlibatan mereka bersifat aktif. Bukan terjebak, melainkan beroperasi sebagai pelaku kriminal.

    “Mereka ini scammer. Jadi mereka ini kriminal. Ya, tapi mereka menjadi bagian yang melakukan operasi untuk scamming, kalau mesti dibuktikan,” tegasnya.

    Salah satu poin krusial yang diangkat Mahendra adalah mengenai “kepulangan” para pelaku ke negara asal. 

    Menurutnya, mengistilahkan kembalinya seorang pelaku kriminal sebagai “pemulangan” adalah kekeliruan terminologi yang berisiko mengaburkan status hukum mereka.

    Jika seorang pelaku dikirim kembali untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, itu adalah proses penegakan hukum, bukan sekadar memulangkan warga negara.

    “Kalau orang-orang yang serupa itu dikembalikan ke China, namanya ekstradisi, bukan pemulangan. Karena kemudian akan dihukum di China,” jelas Mahendra.

    Penggunaan istilah yang tepat dianggap penting agar publik tidak salah kaprah memposisikan pelaku kriminal seolah-olah sebagai pihak yang perlu dikasihani atau dilindungi statusnya sebagai korban.

    Meski bersikap tegas terhadap pelaku, OJK tetap memisahkan mereka dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang benar-benar menjadi korban penipuan sejak awal keberangkatan. Untuk kelompok yang benar-benar rentan ini, OJK terus memperkuat sinergi dengan BP2MI dan Kementerian Ketenagakerjaan.

    Langkah preventif melalui penguatan literasi dan edukasi sebelum pemberangkatan menjadi fokus utama guna memutus rantai perdagangan orang yang sebenarnya.

    Pernyataan ini muncul sebagai respons atas kekhawatiran yang disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati, terkait insiden kaburnya ratusan WNI dari pusat penipuan di Kamboja pada November 2025 lalu. Anis menyoroti adanya kekerasan dan jeratan aktivitas ilegal yang menimpa para WNI tersebut, yang kemudian mendorong OJK untuk mempertegas posisi hukum dan status mereka di mata negara.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    69 Personel Dapat Promosi Jabatan

    January 24, 2026

    Tekanan Produksi Hantam Intel, Saham Anjlok 17 Perse

    January 24, 2026

    Menpar Widiyanti Klarifikasi soal Isu ‘Disemprot’ DPR

    January 24, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Marcus Tavernier Absen, Bournemouth Dihantam Krisis Cedera

    Berita Olahraga January 24, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Inggris: Marcus Tavernier dipastikan menepi akibat cedera hamstring dan akan absen membela…

    Lagi Viral Istilah Gas Whipping dan Jadi Sorotan Netizen, Apa Itu? : Okezone Women

    January 24, 2026

    Victor Font Turut Protes Jadwal Pemilihan Barcelona

    January 24, 2026

    69 Personel Dapat Promosi Jabatan

    January 24, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Marcus Tavernier Absen, Bournemouth Dihantam Krisis Cedera

    January 24, 2026

    Lagi Viral Istilah Gas Whipping dan Jadi Sorotan Netizen, Apa Itu? : Okezone Women

    January 24, 2026

    Victor Font Turut Protes Jadwal Pemilihan Barcelona

    January 24, 2026

    69 Personel Dapat Promosi Jabatan

    January 24, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.