Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Indonesia Masters 2026: Pitchamon Opatniputh Ke Semifinal Pertama Super 500

    January 24, 2026

    Perak dan Emas Menuju Rekor Baru

    January 24, 2026

    Mauricio Souza Ungkap Alasan Persija Jakarta Datangkan Shayne Pattynama : Okezone Bola

    January 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Saham Eropa Terkoreksi, Sektor Perbankan dan Konsumen Jadi Beban

    Saham Eropa Terkoreksi, Sektor Perbankan dan Konsumen Jadi Beban

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 24, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Tekanan datang terutama dari saham perbankan besar dan sektor konsumen siklikal, seiring investor terus menilai prospek pertumbuhan ekonomi kawasan serta dampaknya terhadap kinerja korporasi besar Eropa.


    Indeks STOXX 50 turun 0,3 persen dan berakhir di level 5.940, sementara STOXX 600 melemah 0,2 persen ke posisi 607. 

    Pelemahan ini terjadi meski sentimen geopolitik sempat membaik setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menangguhkan ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa terkait isu akuisisi Greenland, meskipun rincian kesepakatan tersebut masih terbatas.



    Di sisi makroekonomi, data PMI zona Euro menunjukkan pertumbuhan sektor swasta yang stabil, memperkuat ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam waktu dekat. Namun, sinyal positif ini belum cukup untuk mengimbangi aksi ambil untung di saham-saham siklikal.

    Sektor perbankan menjadi penekan utama indeks regional, dengan saham Santander, ING, dan Nordea masing-masing terkoreksi lebih dari 1,5 persen. Sebaliknya, saham-saham yang terkait dengan sektor pertahanan mencatat penguatan signifikan, dipimpin oleh Rheinmetall dan Safran, sementara SAP melonjak 4,3 persen menjelang rilis laporan keuangan pekan depan.

    Di Jerman, DAX 40 ditutup relatif stagnan pada Jumat, namun secara mingguan masih mencatat penurunan lebih dari 1 persen di tengah volatilitas yang dipicu isu tarif perdagangan. 

    Kinerja indeks mendapat dukungan dari saham teknologi dan industri tertentu, dengan SAP naik sekitar 4 persen, serta Siemens Energy dan Rheinmetall yang menguat lebih dari 2 persen.

    Sebaliknya, tekanan kuat terlihat pada saham konsumen dan keuangan. Adidas anjlok lebih dari 6 persen, Zalando turun sekitar 5 perseb, sementara Allianz melemah hampir 2 persen. Deutsche Bank turun sekitar 1,6 perseb. 

    Saham produsen otomotif Mercedes-Benz dan BMW juga ditutup di zona merah.

    Investor mencermati data ekonomi Jerman yang lebih kuat dari perkiraan. PMI S&P Global menunjukkan aktivitas sektor swasta Jerman tumbuh pada laju tercepat dalam tiga bulan terakhir pada Januari, didorong oleh penguatan sektor jasa dan kembalinya pertumbuhan output manufaktur. Pesanan baru yang meningkat turut mendorong lonjakan kepercayaan bisnis, yang kini berada di level tertinggi sejak Februari 2022.

    Di Inggris, FTSE 100 ditutup melemah pada Jumat dan mencatat penurunan sekitar 1 persen secara mingguan, sekaligus mengakhiri tren kenaikan sepanjang awal tahun. Saham-saham keuangan menjadi beban utama indeks, dengan HSBC, Barclays, dan Standard Chartered masing-masing turun lebih dari 1 persen. 

    Di Prancis, CAC 40 turun tipis 0,1 persen ke level 8.143 pada penutupan Jumat, dan mencatat penurunan mingguan sebesar 1,4 persen. 

    Pelemahan didorong oleh tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar, terutama sektor barang mewah dan keuangan, di tengah kehati-hatian investor terhadap dinamika perdagangan global. LVMH, L’Oréal, dan Kering masing-masing melemah, sementara saham asuransi AXA turun 1,5 persen.

    Secara keseluruhan, pasar ekuitas Eropa mengakhiri pekan dengan nada hati-hati, di mana optimisme terhadap data ekonomi mulai diimbangi oleh ketidakpastian geopolitik dan sensitivitas terhadap sektor-sektor siklikal, khususnya perbankan dan konsumsi.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Perak dan Emas Menuju Rekor Baru

    January 24, 2026

    Suami-Istri Tewas Tertimbun Longsor di Sukajaya Lembang

    January 24, 2026

    Sambangi Istana Elysee, Prabowo Makan Malam Bersama Presiden Macron

    January 24, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Indonesia Masters 2026: Pitchamon Opatniputh Ke Semifinal Pertama Super 500

    Berita Olahraga January 24, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Badminton : Dalam pertandingan perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Indonesia Masters Seri Super…

    Perak dan Emas Menuju Rekor Baru

    January 24, 2026

    Mauricio Souza Ungkap Alasan Persija Jakarta Datangkan Shayne Pattynama : Okezone Bola

    January 24, 2026

    Suami-Istri Tewas Tertimbun Longsor di Sukajaya Lembang

    January 24, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Indonesia Masters 2026: Pitchamon Opatniputh Ke Semifinal Pertama Super 500

    January 24, 2026

    Perak dan Emas Menuju Rekor Baru

    January 24, 2026

    Mauricio Souza Ungkap Alasan Persija Jakarta Datangkan Shayne Pattynama : Okezone Bola

    January 24, 2026

    Suami-Istri Tewas Tertimbun Longsor di Sukajaya Lembang

    January 24, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.