Jamuan makan malam tersebut berlangsung setelah kedua pemimpin negara menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.
Dikutip dari Biro Pers Istana pada Sabtu, 24 Januari 2026, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden Macron setibanya di Istana Élysée. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan pengawalan Pasukan Jajar Kehormatan serta iringan detasemen musik kehormatan.
Dalam suasana hangat, kedua kepala negara tampak berjabat tangan dan saling menyapa sebelum berjalan berdampingan memasuki Istana Élysée.
Jamuan santap malam digelar di Le Salon des Portraits, salah satu ruangan bersejarah di Istana Elysee. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, mencerminkan eratnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.
Pada kesempatan itu, kedua pemimpin negara berdialog secara santai sekaligus membahas peluang penguatan kerja sama Indonesia-Prancis di berbagai bidang strategis.
Jamuan malam di Istana Elysee ini tidak hanya menjadi bagian dari agenda diplomatik, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan, kedekatan, serta komitmen bersama untuk terus memperkuat hubungan Indonesia-Prancis dan memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan di masa depan.

