Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Petra Vlhova Masuk Tim Olimpiade Slovakia Meski Absen 2 Tahun karena Cedera

    January 24, 2026

    Kadiv Humas Irjen Sandi Ditunjuk Jadi Kapolda Sumsel

    January 24, 2026

    10 Saham Paling Tertekan di Minggu Ini, dari YELO hingga SOHO : Okezone Economy

    January 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Wall Street Anjlok Seiring Ambruknya Saham Teknologi

    Wall Street Anjlok Seiring Ambruknya Saham Teknologi

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 24, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Sepanjang pekan ini, pasar sempat bergejolak akibat kekhawatiran geopolitik, termasuk ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap negara-negara Eropa. Meski sempat bangkit dalam dua hari terakhir, tekanan kembali muncul menjelang akhir pekan.


    Dikutip dari Reuters, Sabtu 24 Januari 2026, pada perdagangan Jumat, Dow Jones Industrial Average turun 285,30 poin atau 0,58 persen ke level 49.098,71. Sementara S&P 500 relatif stagnan dengan kenaikan tipis 2,26 poin atau 0,03 persen ke 6.915,61. Nasdaq Composite justru menguat 65,23 poin atau 0,28 persen ke 23.501,24. 

    Secara mingguan, ketiga indeks tetap mencatatkan penurunan: Dow turun 0,53 persen, S&P 500 melemah 0,36 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,06 persen.



    Tekanan terbesar datang dari Intel, yang sahamnya anjlok sekitar 17 persen. Perusahaan pembuat chip tersebut memperkirakan pendapatan dan laba kuartalan di bawah ekspektasi pasar, dengan alasan kesulitan memenuhi permintaan chip server untuk pusat data kecerdasan buatan (AI).

    Meski terjadi pelemahan terbatas, investor masih menilai kondisi ekonomi Amerika Serikat cukup solid. Volatilitas akibat isu geopolitik dianggap sebagai risiko yang ada, tetapi belum cukup kuat untuk mengubah pandangan positif terhadap fundamental ekonomi.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Kadiv Humas Irjen Sandi Ditunjuk Jadi Kapolda Sumsel

    January 24, 2026

    Pecah Rekor Lagi! Emas Antam Nyaris Tembus Rp2,9 Juta per Gram

    January 24, 2026

    Jembatan Bailey Rampung, Urat Nadi Ekonomi Warga Kembali Tersambung

    January 24, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Petra Vlhova Masuk Tim Olimpiade Slovakia Meski Absen 2 Tahun karena Cedera

    Berita Olahraga January 24, 2026

    Ligaolahraga.com -Juara Olimpiade slalom Petra Vlhova resmi masuk dalam skuad Slovakia untuk Olimpiade Musim Dingin…

    Kadiv Humas Irjen Sandi Ditunjuk Jadi Kapolda Sumsel

    January 24, 2026

    10 Saham Paling Tertekan di Minggu Ini, dari YELO hingga SOHO : Okezone Economy

    January 24, 2026

    Pelatih Villlareal Tetap Anggap Real Madrid Lawan Tanggug

    January 24, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Petra Vlhova Masuk Tim Olimpiade Slovakia Meski Absen 2 Tahun karena Cedera

    January 24, 2026

    Kadiv Humas Irjen Sandi Ditunjuk Jadi Kapolda Sumsel

    January 24, 2026

    10 Saham Paling Tertekan di Minggu Ini, dari YELO hingga SOHO : Okezone Economy

    January 24, 2026

    Pelatih Villlareal Tetap Anggap Real Madrid Lawan Tanggug

    January 24, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.