Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Indeks Persepsi Korupsi RI Rendah Gegara APH Bermain-main dengan Hukum

    January 25, 2026

    Leani Ratri Oktila Borong 3 Emas di ASEAN Para Games 2025, Bukti sang Ratu Masih Tangguh! : Okezone Sports

    January 25, 2026

    Persebaya Surabaya Petik Kemenangan Penting Di Kandang PSIM Jogja

    January 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Konflik Kepentingan APH Sering Muncul dalam Momentum Politik

    Konflik Kepentingan APH Sering Muncul dalam Momentum Politik

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 25, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Hal itu disampaikan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, dalam perbincangan di kanal YouTube Awalil Rizky bertajuk “Pajak Sarang Koruptor!? Salah Sistemnya atau aparat fiskusnya?”.


    Menurut Saut, konflik kepentingan aparat penegak hukum (APH) bukanlah isu baru, bahkan kerap muncul dalam momentum politik. Ia mencontohkan pengalamannya saat didatangi seorang pengusaha dan memintanya untuk memeriksa pajak rival dalam Pilpres lalu.

    “Karena dia mendukung salah satu paslon, dicari-cari pajaknya ada nggak. Ada masalah nggak di pajaknya,” kata Saut seperti dikutip RMOL, Minggu 25 Januari 2026.



    Saut menegaskan, pola seperti itu menunjukkan bahwa motif penegakan hukum sering kali berlatar belakang politik. Kondisi ini, lanjutnya, sangat umum terjadi di Indonesia, baik di level pusat maupun daerah.

    Dalam konteks BUMD, Saut menyebut kebijakan kerap didominasi kepala daerah sebagai pemegang kekuasaan mayoritas. Kultur paternalistik yang kuat juga membuat tata kelola BUMD rawan ketidakpastian, meski tetap dituntut menghasilkan keuntungan.

    “Menjadi lebih sulit kalau aparat penegak hukumnya yang conflict of interest. Ini yang paling berbahaya,” tegas Saut.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Indeks Persepsi Korupsi RI Rendah Gegara APH Bermain-main dengan Hukum

    January 25, 2026

    Menteri Sakti Ambruk

    January 25, 2026

    Rektor UI Pimpin U25 Leader Forum untuk Penguatan Pendidikan Tinggi Nasional

    January 25, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Indeks Persepsi Korupsi RI Rendah Gegara APH Bermain-main dengan Hukum

    Berita Nasional January 25, 2026

    Hal itu disampaikan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, dalam perbincangan di kanal…

    Leani Ratri Oktila Borong 3 Emas di ASEAN Para Games 2025, Bukti sang Ratu Masih Tangguh! : Okezone Sports

    January 25, 2026

    Persebaya Surabaya Petik Kemenangan Penting Di Kandang PSIM Jogja

    January 25, 2026

    Menteri Sakti Ambruk

    January 25, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Indeks Persepsi Korupsi RI Rendah Gegara APH Bermain-main dengan Hukum

    January 25, 2026

    Leani Ratri Oktila Borong 3 Emas di ASEAN Para Games 2025, Bukti sang Ratu Masih Tangguh! : Okezone Sports

    January 25, 2026

    Persebaya Surabaya Petik Kemenangan Penting Di Kandang PSIM Jogja

    January 25, 2026

    Menteri Sakti Ambruk

    January 25, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.