Berita Super League: Persita Tangerang harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan satu poin saat menghadapi determinasi tinggi dari tim tamu Bhayangkara FC di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (24/1/2026).
Laga pekan ke-18 Super League musim 2025/2026 itu, berjalan ketat sejak peluit pertama dibunyikan. Strategi yang diterapkan Bhayangkara FC terbukti efektif dalam meredam agresivitas tuan rumah.
Melalui skema serangan balik yang rapi, tim tamu berhasil mencuri keunggulan lebih dulu lewat aksi Privat Mbarga pada menit ke-38′.
Beruntung, gol penyelamat dari Matheus Alves di menit ke-84′ memastikan laga berakhir imbang 1-1 untuk menghindarkan tuan rumah dari kekalahan memalukan di depan pendukung sendiri.
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena mengakui bahwa kecepatan para pemain depan lawan menjadi momok bagi timnya sepanjang pertandingan.
Kedisiplinan Bhayangkara FC dalam menunggu momentum untuk memukul balik benar-benar menguji kesabaran lini belakang Pendekar Cisadane.
“Laga yang cukup sulit hari ini, karena mereka (Bhayangkara FC) datang kesini untuk mengandalkan serangan balik. Memanfaatkan kecepatan yang dimiliki oleh para pemain depan mereka,” ungkap Carlos Pena seperti dikutip dari laman resmi klub.
Kekecewaan pelatih asal Spanyol tersebut cukup beralasan, mengingat efektivitas lawan yang ia nilai sangat tinggi.
“Saya hanya mengingat satu peluang dari mereka dan itu menjadi sebuah gol,” tambahnya.
Pada babak kedua, perubahan komposisi pemain yang dilakukan tim pelatih mampu membuahkan hasil. Masuknya tenaga baru terbukti mampu meningkatkan intensitas serangan, terutama dari sisi sayap.
“Setelah kebobolan, situasi semakin sulit untuk kita. Kita memiliki peluang, kami memiliki kemampuan dalam naik ke depan terutama di sisi kanan untuk melepaskan umpan silang. Beberapa umpan silang tak cukup baik, kami kehilangan akurasi. Tapi tim terus mencoba, dan menurut saya pergantian pemain membantu untuk mengubah ritme dan juga intensitas dalam bermain,” jelas Carlos Pena.
Meski gagal meraih poin penuh di kandang, tambahan satu poin ini membuat Persita Tangerang masih bertahan di posisi kelima klasemen sementara Super League musim 2025/2026 dengan total 32 poin.
“Dan pada akhirnya kita bisa mendapatkan satu poin, ini mungkin bukan yang kita inginkan. Tapi ini tak masalah dan kami harus melangkah kedepan,” pungkasnya.
Kini, fokus tim akan langsung dialihkan ke pertandingan besar berikutnya. Persita Tangerang dijadwalkan menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-19 yang akan digelar Jumat (30/1/2026) mendatang.
Artikel Tag: persita tangerang, Super League, carlos pena, Bhayangkara FC
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/persita-tangerang-kesulitan-antisipasi-serangan-balik-bhayangkara-fc

