Wanti-wanti itu disampaikan langsung Noel menjelang sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.
“Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi, nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan di-‘Noel’-kan. Hati-hati tuh, Pak Purbaya,” kata Noel kepada wartawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 26 Januari 2026.
Noel menilai, siapapun yang dianggap mengganggu kepentingan kelompok tertentu akan menjadi sasaran serangan.
“Siapapun yang mengganggu pesta para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya. Kasihan Pak Purbaya. Ada pesta yang terganggu,” ujarnya.
Saat ditanya wartawan apakah pihak yang ingin “men-Noel-kan” Purbaya masih terkait dengan partai tertentu, Noel menepis.
“Nggak lah, pokoknya ada lah. Ini kan bandit-bandit ini pestanya terganggu. Kalian bisa tahu, siapa yang main pasar gelap? Siapa yang main baju-baju yang gelap-gelap itu tuh? Pokoknya nggak pajak-pajak itulah,” ungkap Noel.
Saat disinggung soal sidak yang dilakukan Purbaya terkait praktik thrifting, Noel menegaskan ada kaitannya.
“Oh iyalah pastilah. Checkingnya langsung, gampang ngetrackingnya kok. Itu dari yang kecil, belum yang lain-lain yang triliunan itu,” tegasnya.
Noel pun kembali mengingatkan agar Purbaya meningkatkan kewaspadaan.
“Harus waspada. Karena dia akan di-Noel-kan,” katanya.

