Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fabio Quartararo Beri Petunjuk soal Kontraknya untuk MotoGP 2027, Singgung soal Tujuan Pribadi : Okezone Sports

    January 26, 2026

    Polri di Bawah Presiden Dinilai Sudah Ideal, Cegah Intervensi Politik

    January 26, 2026

    Newcastle Kembali Tumpul Tanpa Bruno Guimaraes, Rekor Buruk Berlanjut

    January 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Puncak Musim Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca di Jatim Bakal Dilanjut

    Puncak Musim Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca di Jatim Bakal Dilanjut

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 26, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Surabaya, CNN Indonesia —

    Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga Februari 2026 mengantisipasi cuaca ekstrem.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim telah melakukan OMC sejak Desember 2025 guna menekan dampak cuaca buruk.

    Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengatakan OMC masih berlangsung hingga 31 Januari. Menurutnya, berdasarkan data BMKG, intensitas hujan pada Februari tergolong masih cukup tinggi.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Bulan Februari 2026 ini, persentase curah hujan di Jatim masih ada di sekitaran angka 22 persen,” kata Gatot saat dikonfirmasi, Senin (26/1).





    Gatot menyebutkan keputusan final mengenai kelanjutan penyemaian garam di awan ini sangat bergantung pada hasil analisa komprehensif dari BMKG terkait prakiraan cuaca Februari 2026.

    Jika potensi cuaca ekstrem terdeteksi menguat, maka Pemprov Jatim segera berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memperpanjang masa operasi.

    “Untuk kegiatan lanjutannya OMC apakah perlu dilakukan lagi atau tidak, nanti akan mempertimbangkan data dari BMKG,” imbuhnya.

    Terkait teknis pelaksanaan, Gatot mengakui adanya tantangan berupa keterbatasan armada pesawat. Hal ini menjadi hambatan mengingat luasnya wilayah Jatim yang harus dijangkau oleh tim operasi.

    Meski demikian, saat ini pihaknya memprioritaskan OMC pada titik-titik yang tengah dilanda banjir, mulai dari kawasan Tapal Kuda seperti Situbondo hingga wilayah Lamongan.

    “Kendala soal wilayah, karena Jawa Timur sangat luas. Tapi sekarang kita fokus ke daerah banjir, kita lakukan OMC supaya tidak terjadi hujan deras dan banjirnya bisa segera surut,” ungkap Gatot.

    Puncak musim hujan di Jatim

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda menyatakan sebagian besar wilayah Jawa Timur telah memasuki puncak musim hujan. Hal itu pun dibarengi dengan peningkatan risiko cuaca ekstrem.

    Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan menjelaskan fenomena alam seperti hujan lebat, angin kencang, hingga hujan es diprediksi akan menghantui wilayah Jatim dalam sepuluh hari ke depan.

    “Saat ini seluruh wilayah Jatim sudah berada pada musim hujan dan ada beberapa wilayah yang diprakirakan sudah memasuki puncak musim hujan. Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” kata Taufiq.

    Taufiq membeberkan, sebagian besar wilayah yang masuk dalam daftar waspada potensi cuaca ekstrem pada periode 21-30 Januari 2026, yakni meliputi Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, Kota Kediri, Kabupaten Magetan, Kota Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro.

    Kemudian Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kota Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Sampang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Tuban.

    Lalu Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Gresik, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kota Madiun dan Kabupaten Pacitan.

    Menurut analisis BMKG, kondisi ini dipicu oleh aktifnya Monsun Asia. Secara teknis, Taufiq memaparkan bahwa gangguan gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) dan Equatorial Rossby menjadi pemicu utama masifnya pembentukan awan konvektif. Selain itu, suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih hangat turut memberikan suplai uap air yang signifikan bagi pertumbuhan awan hujan.

    “Suhu muka laut perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ucapnya.

    Secara umum, puncak musim hujan di wilayah Jawa Timur diprediksi akan berlangsung sepanjang bulan Januari hingga Februari 2026, meski beberapa wilayah sudah melewati fase puncak tersebut pada akhir 2025 lalu.

    (fra/frd/fra)


    [Gambas:Video CNN]






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Polri di Bawah Presiden Dinilai Sudah Ideal, Cegah Intervensi Politik

    January 26, 2026

    Pemerintah Mulai Kerjakan Jembatan Permanan di Daerah Terdampak Banjir

    January 26, 2026

    Polisi Bongkar Pabrik Sinte di Manggarai, Barbuk Senilai Rp20 M Disita

    January 26, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Fabio Quartararo Beri Petunjuk soal Kontraknya untuk MotoGP 2027, Singgung soal Tujuan Pribadi : Okezone Sports

    Program Presiden January 26, 2026

    Fabio Quartararo tak mau lagi terbujuk rayuan dalam menentukan masa depannya terutama jelang MotoGP 2027…

    Polri di Bawah Presiden Dinilai Sudah Ideal, Cegah Intervensi Politik

    January 26, 2026

    Newcastle Kembali Tumpul Tanpa Bruno Guimaraes, Rekor Buruk Berlanjut

    January 26, 2026

    Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

    January 26, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Fabio Quartararo Beri Petunjuk soal Kontraknya untuk MotoGP 2027, Singgung soal Tujuan Pribadi : Okezone Sports

    January 26, 2026

    Polri di Bawah Presiden Dinilai Sudah Ideal, Cegah Intervensi Politik

    January 26, 2026

    Newcastle Kembali Tumpul Tanpa Bruno Guimaraes, Rekor Buruk Berlanjut

    January 26, 2026

    Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

    January 26, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.