Berita Voli: Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menjelma menjadi kekuatan paling konsisten di Proliga 2026 Putri. Meski kehilangan pemain bintang dan tak masuk bursa favorit juara, mereka justru melaju tanpa kekalahan.
Performa impresif Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia terus berlanjut di Proliga 2026 Putri. Hingga menjalani lima pertandingan, tim asal Gresik tersebut belum tersentuh kekalahan dan bahkan belum kehilangan satu poin pun.
Kemenangan terbaru diraih saat menghadapi Bandung bjb Tandamata pada Seri III Proliga 2026 di GOR Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Minggu 25 Januari 2026. Phonska Plus tampil solid dan menaklukkan tuan rumah dengan skor meyakinkan 3-0, masing-masing 25-14, 31-29, dan 25-23. Hasil ini sekaligus menggagalkan ambisi bjb Tandamata menyapu bersih kemenangan di kandang sendiri.
Catatan sempurna tersebut terasa istimewa karena Phonska Plus telah menghadapi sejumlah tim unggulan. Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil mereka singkirkan dengan skor 3-1. Finalis musim lalu Jakarta Popsivo Polwan bahkan ditumbangkan tanpa balas, sementara Jakarta Electric PLN Mobile juga gagal membendung laju Phonska Plus.
Menariknya, Phonska Plus memulai musim dengan status low profile. Mereka tidak melakukan perekrutan besar, khususnya di sektor pemain asing yang biasanya menjadi sorotan utama Proliga. Oleksandra Bytsenko dan Annie Valentine Mitchem direkrut dengan profil sederhana, begitu pula pelatih Alessandro Lodi yang kembali ke Proliga tanpa banyak ekspektasi.
Di sektor lokal, Phonska Plus juga harus berpisah dengan opposite andalan Megawati Hangestri Pertiwi. Namun kekuatan utama tim justru terletak pada kematangan komposisi pemain lokal. Fondasi tersebut dibangun dari prestasi tiga gelar beruntun Livoli Divisi Utama yang menjadi bukti kualitas jangka panjang.
Mediol Stiovanny Yoku tampil konsisten di posisi outside hitter dengan kontribusi seimbang antara menyerang dan bertahan. Bela Sabrina Agustina menjadi senjata dari bangku cadangan lewat servis yang efektif. Di posisi setter, Arneta Putri Amelian dan Ajeng Dwi Cahaya memberi stabilitas permainan. Lini tengah diperkuat Shella Bernadetha Onna dan Geofanny Eka Cahyaningtyas, sementara sektor pertahanan diisi Nandita Ayu Salsabila bersama Yulis Indahyani.
Meski puas dengan performa timnya, Alessandro Lodi tetap memilih merendah. Ia menegaskan masih ada aspek yang perlu dibenahi, terutama dalam pertahanan. “Tentunya kami mempersiapkan itu,” ujar Lodi.
Dengan status juara putaran pertama, Gresik Phonska Plus kini kokoh di puncak klasemen. Namun persaingan masih panjang. Dengan enam laga tersisa di putaran kedua, konsistensi akan menjadi kunci jika Phonska Plus ingin mewujudkan ambisi meraih gelar Proliga pertama sepanjang sejarah klub.
Artikel Tag: Gresik, Gresik Petrokimia, Proliga, Voli Indonesia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/tanpa-megawati-gresik-phonska-plus-tetap-sempurna-di-proliga-2026

