Hal tersebut dikatakan Purbaya setelah terpilihnya Thomas menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) oleh Komisi XI DPR RI, Senin 26 Januari 2026.
Dalam pernyataannya, Purbaya tidak menampik adanya isu tukar guling jabatan antara Thomas dan Juda Agung yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur BI. Namun ia enggan menjawab lebih lanjut.
“Saya nggak tahu, saya katanya mesti nggak boleh ngomong duluan, harus dengerin,” ujar Purbaya di Jakarta pada Selasa, 27 Januari 2026.
“Sudah, yang bocoran itu kelihatannya, kelihatannya sih kan saya sudah ketemu dengan beliau (Juda) dan kelihatannya sih itu calon, salah satu calon yang kuat ya,”tambahnya.
Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa keputusan akhir terkait penunjukan Wamenkeu sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga mengaku tidak mengetahui siapa saja nama lain yang masuk dalam bursa calon.
“Terkait dengan calon lainnya, saya tidak tahu. Itu ada di tangan Presiden,” ujarnya.
Purbaya menyampaikan bahwa pelantikan wakilnya kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat, yakni pada pekan depan.
“Saya denger sih Februari ya. Ada yang bilang harusnya Februari. Sekarang tanggal berapa sih? (27 Januari). Berarti minggu depan mungkin,” tandasnya.

