Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Thailand Masters 2026: Terry/Gloria Lewati Babak Pertama Dengan Mulus

    January 28, 2026

    BMKG Bantah Pindahkan Hujan ke Daerah Tetangga yang Berakibat Banjir

    January 28, 2026

    OJK Ungkap 72% Pedagang Kripto RI Masih Rugi, Ternyata Ini Biang Masalahnya : Okezone Economy

    January 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Dituding Jual Es Gabus Pakai Spons, Sudrajat Mengaku Dianiaya Petugas

    Dituding Jual Es Gabus Pakai Spons, Sudrajat Mengaku Dianiaya Petugas

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 28, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Sudrajat, penjual es keliling yang dituding menjual es gabus berbahan spons kepada anak-anak, mengaku dianiaya oleh anggota TNI dan Polri.

    Ia mengaku ditonjok dan ditendang hingga terpental. Bahkan, gerobak dagangannya juga ikut ditendang.

    “Saya ditonjok, ditendang pake sepatu bot. Ditendang,” ujar Sudrajat dalam siaran CNN Indonesia TV, Rabu (28/1).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Pria paruh baya itu mengatakan tendangan yang dilakukan oleh oknum aparat tersebut cukup keras hingga membuatnya terpental.

    “Iya. Saya ditendang sampai mental,” sambungnya.





    Sudrajat juga dipukul di bagian bahu dan mata. Selain itu, Ia bahkan mengaku disabet menggunakan rotan.

    “Ini (menunjuk bahu), sama ini di mata,” ucapnya sembari menunjukkan sejumlah bekas luka akibat penganiayaan tersebut.

    “Disabet pake rotan gitu. Selang. Cetot, cetot [menirukan suara sabetan],” sambungnya.

    Akibat kejadian itu, Sudrajat mengaku 150 es kue dagangannya rusak dan tidak bisa dijual.

    Andi (19), anak kedua Sudrajat mengaku tuduhan es gabus berbahan spons itu bahkan sempat membuat ayahnya takut keluar rumah.

    Bukan karena merasa bersalah, tetapi karena khawatir disalahpahami orang di jalan.

    “Enggak usah dikata lagi, rasa takut mah masih ada aja. Apalagi kami orang kecil,” kata Andi, dikutip dari detikcom.

    Kejadian bermula ketika aparat TNI dan Polri mendatangi Sudrajat, seorang pedagang es kue jadul di Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (24/1).

    Anggota polisi dan tentara tersebut mengaku bertindak setelah adanya laporan masyarakat yang mencurigai es yang dijual mengandung spons atau bahan berbahaya.

    Tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah, aparat yang menjalankan respons awal terhadap laporan itu kemudian memeriksa dagangan Sudrajat dan merekam video yang memperlihatkan mereka memegang serta mencurigai es tersebut berbahan spons.

    Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya kemudian memeriksa sampel es di laboratorium. Hasilnya, es tersebut aman dan layak dikonsumsi, tanpa temuan bahan berbahaya atau spons seperti yang dituduhkan awalnya.

    Terbaru, anggota TNI yang diketahui merupakan Babinsa Serda Heri Purnomo diberikan sanksi disiplin oleh TNI AD.

    “Dandim akan melakukan evaluasi internal dan memberikan Jam Komandan kepada seluruh anggota Kodim 0501/Jakarta Pusat serta memberikan hukuman disiplin kepada Serda Heri Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” kata Kadispenad Brigjen Donny Pramono dalam keterangannya, Rabu (28/1).

    Sementara Polres Metro Jakarta Pusat bakal memberikan pembinaan khusus kepada jajaran Bhabinkamtibmas terkait kasus ini.

    “Pasti (ada sesi pembinaan khusus) dan harus selalu (karena) perkembangan dinamika situasi kamtibmas dan pemeliharaannya,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung, Rabu (28/1).

    TNI dan Polri juga sudah menyatakan permohonan maaf mereka terkait tudingan yang belakangan sama sekali tak terbukti ini.

    (fam/isn)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    BMKG Bantah Pindahkan Hujan ke Daerah Tetangga yang Berakibat Banjir

    January 28, 2026

    Lomba Menembak TSC 1 Panglima Kopassus Cup 2026 Resmi Dibuka

    January 28, 2026

    Guru Nasihati Murid di Tangsel Minta Maaf, Pelapor Masih Timbang Kasus

    January 28, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Thailand Masters 2026: Terry/Gloria Lewati Babak Pertama Dengan Mulus

    Berita Olahraga January 28, 2026

    Ligaolahraga.com -Bangkok – Pasangan gado-gado dua negara, Hee Yong Kai Terry / Gloria Emanuelle Widjaja…

    BMKG Bantah Pindahkan Hujan ke Daerah Tetangga yang Berakibat Banjir

    January 28, 2026

    OJK Ungkap 72% Pedagang Kripto RI Masih Rugi, Ternyata Ini Biang Masalahnya : Okezone Economy

    January 28, 2026

    Awal Yang Positif Bagi Apriyani/Lanny di Thailand Masters 2026

    January 28, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Thailand Masters 2026: Terry/Gloria Lewati Babak Pertama Dengan Mulus

    January 28, 2026

    BMKG Bantah Pindahkan Hujan ke Daerah Tetangga yang Berakibat Banjir

    January 28, 2026

    OJK Ungkap 72% Pedagang Kripto RI Masih Rugi, Ternyata Ini Biang Masalahnya : Okezone Economy

    January 28, 2026

    Awal Yang Positif Bagi Apriyani/Lanny di Thailand Masters 2026

    January 28, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.