Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    IOC Tolak Permintaan AS, Katie Uhlaender Gagal Dapat Tiket Olimpiade

    January 28, 2026

    Kisah Susy Susanti: Sang Ratu Bulu Tangkis Dunia yang Gagal Taklukkan Asian Games : Okezone Sports

    January 28, 2026

    Jakarta Waspada Banjir Rob Pesisir hingga 3 Februari

    January 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»KPK Tak Berani Usut Whoosh Jokowi, OTT Kepala Daerah cuma Gimik

    KPK Tak Berani Usut Whoosh Jokowi, OTT Kepala Daerah cuma Gimik

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 28, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Demikian pandangan peneliti media dan politik Buni Yani dikutip dari dari akun Facebook pribadinya, Rabu 28 Januari 2026.


    “Mau 1000 OTT bupati kelas teri dilakukan, tapi kalau KPK tak berani usut Whoosh & Jokowi, itu cuma gimmick belaka. Kosong,” kata Buni Yani.

    Buni Yani menduga kuat telah terjadi penggelembungan harga proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung alias Whoosh. 



    Diketahui, biaya membangun Kereta Whoosh yang rutenya hanya 142 kilometer (km) lebih mahal ketimbang proyek Kereta Haramain High-Speed Railway (HHR) yang rutenya berjarak 1.500 km. 

    Kereta HHR yang menghubungkan kota suci Makkah dan Madinah itu menelan biaya 7 miliar dolar AS, atau sekitar Rp116,2 triliun (asumsi kurs Rp16.600 per dolar AS). Lebih murah ketimbang proyek Kereta Whoosh yang biayanya 7,27 miliar dolar AS, setara Rp120,7 triliun.

    KPK sendiri begitu gencar melakukan OTT kepala daerah. Sepanjang 2025-2026, KPK mencatat tujuh kepala daerah terjaring OTT.

    Kepala Daerah yang terjaring OTT KPK di antaranya Bupati Kolaka Timur Abdul Azis, Gubernur Riau Abdul Wahid, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Walikota Madiun Maidi, dan Bupati Pati Sudewo.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Respons Anak dan Orang Tua Murid soal Guru SD Pamulang Dipolisikan

    January 28, 2026

    STOXX 600 Capai Level Tertinggi, Sektor Perbankan Pimpin Reli Bursa Eropa

    January 28, 2026

    Harga Emas Terus Menguat di Atas 5.000 Dolar AS, Perak Ikut Melonjak

    January 28, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    IOC Tolak Permintaan AS, Katie Uhlaender Gagal Dapat Tiket Olimpiade

    Berita Olahraga January 28, 2026

    Ligaolahraga.com -Harapan Katie Uhlaender untuk tampil di Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026 kembali pupus.Itu terjadi…

    Kisah Susy Susanti: Sang Ratu Bulu Tangkis Dunia yang Gagal Taklukkan Asian Games : Okezone Sports

    January 28, 2026

    Jakarta Waspada Banjir Rob Pesisir hingga 3 Februari

    January 28, 2026

    Leipzig Gagal Menang Gara-gara Penalti, David Raum Akui Kesalahannya

    January 28, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    IOC Tolak Permintaan AS, Katie Uhlaender Gagal Dapat Tiket Olimpiade

    January 28, 2026

    Kisah Susy Susanti: Sang Ratu Bulu Tangkis Dunia yang Gagal Taklukkan Asian Games : Okezone Sports

    January 28, 2026

    Jakarta Waspada Banjir Rob Pesisir hingga 3 Februari

    January 28, 2026

    Leipzig Gagal Menang Gara-gara Penalti, David Raum Akui Kesalahannya

    January 28, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.