Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jokowi Dikelilingi Orang-orang Tidak Bermutu

    January 29, 2026

    NU Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Ideal : Okezone News

    January 29, 2026

    Jumlah Warga Sumatra yang Mengungsi Akibat Banjir Menurun

    January 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»70 Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan MBG

    70 Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan MBG

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 29, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Sebanyak 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (29/1).

    Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan puluhan siswa tersebut langsung dievakuasi dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Kudus.

    Dari 70 siswa, sebanyak 22 siswa dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, 17 siswa di Rumah Sakit Satkes, 10 siswa di RS Mardirahayu, 10 siswa di RSI, serta 11 siswa di RS Kumala Siwi.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Kami bersama Pak Dandim, unsur TNI dan Polri langsung bergerak cepat. Begitu ada laporan anak-anak mengalami keluhan seperti mulas, pusing, dan diare, semuanya langsung kita bawa ke rumah sakit untuk ditangani,” ujarnya saat ditemui di sela menjenguk siswa yang dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, Kamis.

    Sam’ani menegaskan langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menangani kejadian luar biasa agar tidak menimbulkan dampak lebih luas.





    Selain itu, pihaknya bersama TNI, Polri dan Dinas Kesehatan masih melakukan penyisiran apabila terdapat siswa lain yang mengalami gejala serupa.

    “Ini menjadi bahan evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali di Kabupaten Kudus. Nantinya, para koordinator dan penanggung jawab satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Kudus akan kami kumpulkan untuk apel, briefing dan pembekalan,” ujarnya.

    Ia menambahkan pengumpulan SPPG tersebut sebenarnya telah direncanakan sebelumnya sebagai upaya menjaga kualitas pelaksanaan program MBG. Namun, dengan adanya kejadian ini, evaluasi akan lebih diperkuat.

    Terkait pembiayaan perawatan, Sam’ani memastikan seluruh siswa yang dirawat tidak dipungut biaya.

    “Semua gratis. Ini masuk kejadian luar biasa. Kabupaten Kudus sudah Universal Health Coverage (UHC) 99,5 persen, sehingga seluruhnya ditanggung BPJS Kesehatan. Bagi yang belum memiliki BPJS, akan langsung diaktifkan hari ini,” ujarnya.

    Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yusufa Allan Andreasie menambahkan pihaknya bersama Pemkab Kudus akan terus mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program MBG agar kejadian serupa tidak terulang.

    “Kami akan segera mengumpulkan para SPPG di lapangan. Sebenarnya briefing dan evaluasi sudah sering kami lakukan, namun kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting ke depan,” ujarnya.

    Ilham Yusuf, siswa kelas X SMA Negeri 2 Kudus mengaku mulai merasakan perut mulas setelah menyantap menu MBG pada Rabu (28/1) sekitar pukul 10.30 WIB.

    “Awalnya saya kira sakit biasa. Tapi hari ini (29/1), ketika masuk sekolah ternyata banyak teman yang mengalami hal yang sama,” katanya.

    Ia kemudian dijemput orang tuanya dan dibawa ke RSUD Loekmono Hadi Kudus.

    “Alhamdulillah setelah diinfus, rasa mual sudah hilang,” ujarnya.

    Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam menjelaskan seluruh pasien saat ini masih dalam observasi.

    “Jika kondisi membaik, pasien diizinkan pulang dan menjalani rawat jalan,” ujarnya.

    Hingga saat ini, Dinas Kesehatan bersama pihak terkait masih melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk pengambilan sampel makanan, feses, dan komponen lainnya untuk memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut.

    Belum ada pernyataan dari BGN terkait dugaan kasus keracunan di Kudus ini. 

    (antara/isn)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Jadi Hakim MK, Adies Kadir Akan Diganti Anaknya di DPR

    January 29, 2026

    Viral Anggota Ditegur Jurnalis Asing di London, Paspampres Buka Suara

    January 29, 2026

    Kedudukan Polri di Bawah Presiden

    January 29, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Jokowi Dikelilingi Orang-orang Tidak Bermutu

    Berita Nasional January 29, 2026

    Hal tersebut disampaikan pengamat Rocky Gerung dalam podcast bersama jurnalis senior Hersubeno Arief dikutip dari…

    NU Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Ideal : Okezone News

    January 29, 2026

    Jumlah Warga Sumatra yang Mengungsi Akibat Banjir Menurun

    January 29, 2026

    Jadi Hakim MK, Adies Kadir Akan Diganti Anaknya di DPR

    January 29, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jokowi Dikelilingi Orang-orang Tidak Bermutu

    January 29, 2026

    NU Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Sudah Ideal : Okezone News

    January 29, 2026

    Jumlah Warga Sumatra yang Mengungsi Akibat Banjir Menurun

    January 29, 2026

    Jadi Hakim MK, Adies Kadir Akan Diganti Anaknya di DPR

    January 29, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.