Aksi jual masif terjadi seiring pelaku pasar mengambil posisi risk-off, menyusul pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) serta penurunan peringkat saham Indonesia oleh Goldman Sachs.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, IHSG merosot 8,00 persen ke level 7.654,66 pada pukul 09.26 WIB. Perdagangan dihentikan sementara dan dijadwalkan dibuka kembali 30 menit kemudian.
Nilai transaksi pada saat trading halt mencapai Rp10,78 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 694 saham melemah, hanya 34 saham menguat, sementara 230 saham stagnan.
Sehari sebelumnya, IHSG juga sempat mengalami trading halt setelah anjlok 8 persen menjelang penutupan perdagangan.
Sebagai informasi, BEI menerapkan mekanisme penghentian sementara perdagangan apabila IHSG turun tajam dalam satu hari bursa. Trading halt diberlakukan selama 30 menit jika IHSG terkoreksi lebih dari 8 persen.
Apabila pelemahan berlanjut hingga menembus 15 persen, perdagangan kembali dihentikan sementara selama 30 menit. Sementara jika penurunan mencapai lebih dari 20 persen, BEI akan melakukan trading suspend.
Dalam kondisi trading suspend, penghentian perdagangan dapat berlangsung hingga akhir sesi dan bahkan diperpanjang lebih dari satu hari, dengan persetujuan atau perintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

