Hingga Rabu 28 Januari 2026 pukul 17.35 WIB, kebakaran tersebut tercatat telah menghanguskan lahan seluas 50,2 hektare dan proses penanganan masih berlangsung di beberapa titik.
“Total luas lahan yang terbakar mencapai 50,2 hektare ,” kata staf Pusdatin Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita dalam keterangannya, Kamis 29 Januari 2026.
Haslinda menjelaskan, Karhutla terjadi di tujuh kecamatan di Aceh Barat, yakni Kecamatan Johan Pahlawan, Woyla, Meureubo, Woyla Barat, Pante Ceureumen, Bubon, dan Kaway XVI. Di Kecamatan Johan Pahlawan, kebakaran terpantau di Gampong Lapang, Suak Raya, dan Suak Nie.
Sementara itu, di Kecamatan Woyla kebakaran terjadi di Gampong Aron Baroh. Di Kecamatan Meureubo, api melahap lahan di Gampong Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, dan Ranto Panyang Timur.
Lokasi lainnya meliputi Gampong Blang Luah LM dan Napai di Kecamatan Woyla Barat, Gampong Pulo Teungoh Manjeng di Kecamatan Pante Ceureumen, Gampong Peulante di Kecamatan Bubon, serta Gampong Meunasah Rambot di Kecamatan Kaway XVI.
“Tidak terdapat korban jiwa, korban terdampak, maupun pengungsi akibat kejadian tersebut,” kata Haslinda dikutip dari RMOLAceh.
Berdasarkan kondisi terakhir, api telah berhasil dipadamkan di sejumlah lokasi, di antaranya Gampong Aron Baroh dengan tingkat pemadaman mencapai 100 persen, Gampong Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, serta sebagian wilayah Gampong Blang Luah dan Meunasah Rambot.

