Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    IIMS 2026, Ini Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur : Okezone Ototekno

    January 29, 2026

    Banjir Kepung 11 Wilayah Serang Banten, Ratusan Rumah Terendam

    January 29, 2026

    Nico Schlotterbeck Akui Dortmund Kurang Menyerang Saat Ditekuk Inter 2-0

    January 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Macet Mengular di DI Panjaitan, Lumpuh di Daan Mogot

    Macet Mengular di DI Panjaitan, Lumpuh di Daan Mogot

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 29, 2026No Comments5 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Banjir yang menggenangi kawasan Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat (Jakbar), menyebabkan arus lalu lintas lumpuh pada Kamis (29/1) pagi.

    Hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat sejak Rabu (28/1) malam hingga Kamis dini hari menyebabkan Kali Mookervart meluap.

    Tak ayal, banjir pun menggenang di kedua jalur, baik dari arah Cengkareng menuju Grogol dekat Samsat Jakarta Barat, maupun sebaliknya, dari arah Grogol menuju Cengkareng.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Genangan setinggi 30 sentimeter (cm) merendam area dekat Halte Jembatan Gantung, sementara di sekitar Halte Transjakarta Taman Kota, ketinggian air mencapai 15 cm.

    Akibat genangan tersebut, kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus menghindari sisi jalan terdalam. Namun karena ramainya volume kendaraan, terjadi penumpukan di lajur yang lebih rendah.





    Terutama di depan Apartemen Victoria, pemotor beramai-ramai melawan arus dengan mengambil jalur busway arah Grogol.

    Di jalur sebelahnya, antrean kendaraan telah memanjang sekitar 5,5 kilometer dari Halte Pulo Nangka hingga area dekat Gedung Mayora, Kalideres.

    Kemacetan parah juga terjadi di perempatan lampu merah Cengkareng sehingga banyak pemotor memilih untuk berputar balik hingga melawan arah dan mencari jalur alternatif.

    Kondisi tersebut mengakibatkan lalu lintas lumpuh dan kendaraan tidak dapat bergerak sama sekali.

    Banjir Jatinegara

    Banjir setinggi sekitar 50 sentimeter (cm) sementara itu menggenangi Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), sejak Kamis pagi.

    Banjir setara betis orang dewasa itu berdampak pada perlambatan arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama penghubung Jakarta Timur dengan wilayah sekitarnya.

    “Ketinggian air di Jalan DI Panjaitan sudah sebetis orang dewasa, kurang lebih sekitar 50 sentimeter,” kata Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Agus di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur.

    Dia menyebutkan banjir itu terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Rabu (28/1) malam hingga Kamis pagi.

    Curah hujan yang tinggi itu kemudian menyebabkan air meluap dan menggenangi badan jalan, sehingga mengganggu aktivitas warga, terutama pada jam masuk kerja.

    Terlebih, sistem drainase di lokasi tersebut tidak beroperasi secara maksimal sehingga tidak mampu menahan tingginya volume air.

    “Karena kan memang hujannya deras dan lama, dari semalam sampai pagi ini, jadi banjir,” ujar Agus.

    Menurut dia, banjir tersebut membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus melaju perlahan.

    Kondisi itu pun memicu kepadatan lalu lintas dengan pola kendaraan bergerak merayap, terlebih mengingat volume kendaraan meningkat pada jam sibuk pagi hari.

    “Lalu lintas menjadi padat merayap karena bertepatan dengan jam kerja. Banyak pengendara tetap melintas meski harus mengurangi kecepatan,” ucap Agus.

    Sementara itu, petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah diterjunkan ke lokasi tersebut untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu kelancaran arus kendaraan.

    Selain itu, petugas juga mengimbau pengendara agar berhati-hati saat melintasi genangan, terutama bagi pengendara sepeda motor, guna menghindari risiko kendaraan mogok atau kecelakaan.

    Agus menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi banjir serta melakukan rekayasa lalu lintas apabila diperlukan.

    Pengendara juga disarankan agar mencari jalur alternatif jika genangan air belum surut. Sampai dengan saat ini, air masih menggenangi sejumlah titik Jalan DI Panjaitan.

    Petugas juga masih bersiaga di lapangan sambil menunggu kondisi cuaca membaik dan air berangsur surut. 

    Rekayasa lalu lintas

    Petugas kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan sebagian lajur ke arah berlawanan (contra flow) di ruas Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jatinegara, Jakarta Timur, menyusul banjir yang merendam badan jalan tersebut.

    Langkah itu dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan akibat genangan air setinggi 40-50 sentimeter (cm).

    “Sementara kita berlakukan contra flow untuk khusus sepeda motor karena memang banjir sudah merendam Jalan DI Panjaitan ini sejak pagi tadi,” kata Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Sunaryo di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur.

    Dia menyebutkan banjir mulai terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak sebelum pukul 05.00 WIB.

    Ketinggian air yang mencapai sekitar 50 cm itu pun mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

    “Banjir di ruas Jalan DI Panjaitan mulai sekitar jam 6 pagi. Air sempat naik hingga 50 sentimeter, dan saat ini masih cukup tinggi,” ujar Sunaryo.

    Akibat kondisi tersebut, arus lalu lintas dari kedua arah terdampak. Antrean kendaraan mengular sepanjang 500 meter hingga satu kilometer, terlebih pada jam sibuk pagi hari.

    Untuk meminimalisir kepadatan, petugas menerapkan contra flow khusus sepeda motor di satu lajur menuju persimpangan Halim Lama.

    Selain itu, kendaraan dari arah UKI dialihkan dengan dibelokkan ke kiri menuju Jalan Otista Raya.

    “Sementara kita berlakukan contra flow khusus untuk sepeda motor, satu lajur menuju persimpangan Halim Lama. Kemudian, dari arah UKI, kita belokkan ke kiri, ke Jalan Otista Raya,” jelas Sunaryo.

    Dia menambahkan rekayasa lalu lintas itu bersifat situasional dan akan dievaluasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

    Selain rekayasa lalu lintas, petugas kepolisian juga disiagakan di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan dan memberikan arahan kepada pengendara.

    Seiring berfungsinya pompa air di lokasi tersebut, ketinggian genangan dilaporkan mulai berangsur surut, yaitu dari sebelumnya sekitar 50 cm, kini berkurang menjadi sekitar 40 cm.

    “Air sudah mulai surut sedikit karena pompa air sudah berfungsi,” ucap Sunaryo.

    Meski demikian, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

    Pengendara juga disarankan agar mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas selama penanganan banjir berlangsung.

    Saat ini, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memantau perkembangan kondisi genangan air.

    Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 17 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Barat (Jakbar) terendam banjir dengan ketinggian air mulai dari 30 cm hingga 1,5 meter.

    “Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, banjir yang merendam sejumlah permukiman warga di kedua wilayah itu disebabkan hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (28/1), sehingga menyebabkan kenaikan air di Bendung Katulampa menjadi Waspada/Siaga 3.

    Kemudian, lanjut Yohan, beberapa pos pantau juga menunjukkan peningkatan debit air sehingga menyebabkan Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan meluap dan mengakibatkan 17 RT terendam banjir.

    Terkait ketinggian air yang masuk ke pemukiman penduduk, kata dia, khususnya di Jakarta Timur, mencapai 1,3-1,5 meter sedangkan di Jakarta Barat rerata 30 cm.

    “Penyebab curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung serta Kali Pesanggrahan,” ujar Yohan. 

    (antara)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Banjir Kepung 11 Wilayah Serang Banten, Ratusan Rumah Terendam

    January 29, 2026

    Banjir Jakarta Meluas, 20 RT dan 5 Ruas Jalan Terendam Kamis Siang

    January 29, 2026

    Transaksi Judi Online Capai Rp286 Triliun, 12 Juta Pemain Aktif

    January 29, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    IIMS 2026, Ini Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur : Okezone Ototekno

    Program Presiden January 29, 2026

    IIMS 2026, Ini Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur (Okezone) …

    Banjir Kepung 11 Wilayah Serang Banten, Ratusan Rumah Terendam

    January 29, 2026

    Nico Schlotterbeck Akui Dortmund Kurang Menyerang Saat Ditekuk Inter 2-0

    January 29, 2026

    Normalisasi Kali Ciliwung Diklaim Kunci Pengendalian Banjir Jakarta

    January 29, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    IIMS 2026, Ini Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur : Okezone Ototekno

    January 29, 2026

    Banjir Kepung 11 Wilayah Serang Banten, Ratusan Rumah Terendam

    January 29, 2026

    Nico Schlotterbeck Akui Dortmund Kurang Menyerang Saat Ditekuk Inter 2-0

    January 29, 2026

    Normalisasi Kali Ciliwung Diklaim Kunci Pengendalian Banjir Jakarta

    January 29, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.