Para perwira yang dilantik merupakan lulusan dari berbagai lembaga pendidikan strategis nasional, seperti Universitas Pertahanan, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug,
“Para perwira remaja telah digembleng di lembaga pendidikan sehingga memiliki jati diri TNI, tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional,” ujar Jenderal Agus Subiyanto.
Dalam pelantikan tersebut, Panglima mengingatkan para prajurit akan dihadapkan dengan tantangan tugas yang semakin kompleks ke depan. Tantangan itu menyesuaikan dinamika perkembangan lingkungan strategis, baik pada tataran global, regional, maupun nasional.
“Untuk menghadapi dinamika perkembangan tersebut, TNI terus melakukan upaya dan mengembangkan diri sehingga mampu beradaptasi dengan situasi dunia saat ini,” tegasnya.
Panglima juga berharap para perwira yang baru dilantik mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan serta memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat dan memperkokoh TNI sesuai dengan visi dan misi TNI Prima, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif
Upacara Prasetya Perwira ini juga dihadiri Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono.

