Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 33 poin atau sekitar 0,20 persen ke level Rp16.755 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (29/1/2026).
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu Trump sedang mempertimbangkan “serangan besar baru” terhadap Iran setelah negosiasi mengenai program nuklir dan produksi rudal negara itu terhenti.
“Laporan ini muncul setelah Trump mengerahkan beberapa kapal ke Timur Tengah, dan mengancam akan melakukan aksi militer yang ia sebut sebagai potensi dukungan terhadap protes nasional di Iran,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Sebelumnya pada hari itu, Trump telah mengunggah di media sosial bahwa Iran harus mencapai kesepakatan yang “adil dan setara” dengan Washington, dan bahwa negara itu menghentikan upaya nuklirnya. Ia juga memperingatkan bahwa serangan AS berikutnya terhadap negara itu akan jauh lebih buruk daripada serangan yang dilakukan pada pertengahan tahun 2025, di mana pasukan AS menyerang situs-situs nuklir utama Iran.
Trump kini mempertimbangkan serangan udara terhadap para pemimpin dan pejabat keamanan Iran yang bertanggung jawab atas pembunuhan para demonstran, serta serangan lebih lanjut terhadap situs-situs nuklir.
Tindakan AS lebih lanjut terhadap Iran dapat meningkatkan ketegangan di Timur Tengah, dengan Iran telah bersumpah akan melakukan pembalasan yang keras terhadap tindakan tersebut. Selain itu, tuntutan Trump atas Greenland juga semakin memperkuat tren ini, meskipun ia terlihat meredam retorikanya dalam beberapa minggu terakhir.

