Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pengumuman Sosok ‘Mr J’ Tunggu Infrastruktur PSI Terbentuk

    January 29, 2026

    Kisah Valentino Rossi Wujudkan Mimpi Pencinta MotoGP di Indonesia Lihat The Doctor Mengaspal di Sirkuit Mandalika : Okezone Sports

    January 29, 2026

    Direktur Napoli Manna Bantah Rumor Transfer Sterling

    January 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Olahraga»Setelah 2.996 Hari, Alexander Volkanovski Akhirnya Akan Bertarung di Sydney

    Setelah 2.996 Hari, Alexander Volkanovski Akhirnya Akan Bertarung di Sydney

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 29, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Ligaolahraga.com –

    Alexander Volkanovski akhirnya pulang. Setelah penantian panjang selama 2.996 hari, petarung terbaik Australia itu akan kembali berlaga di Sydney, kota yang memiliki arti emosional besar dalam perjalanan kariernya di UFC.

    Kepulangan ini bukan sekadar pertarungan gelar, melainkan momen simbolik bagi Volkanovski dan para penggemar yang telah mengikutinya sejak awal.

    Terakhir kali Volkanovski bertarung di Sydney adalah pada UFC Fight Night 121 tahun 2017, sebuah ajang yang lebih dikenang karena kekacauan ketimbang kemegahan.

    Banyak laga batal, insiden di luar oktagon, serta pertarungan-pertarungan yang berjalan hingga keputusan juri membuat event tersebut terasa melelahkan.

    Namun di tengah semua itu, Volkanovski tampil gemilang dengan mendominasi Shane Young—sebuah penampilan yang kini terasa seperti prolog dari kisah besar yang akan menyusul.

    Kini, delapan tahun kemudian, Volkanovski kembali bukan sebagai pendatang baru, melainkan sebagai ikon UFC dan mantan juara featherweight dua kali.

    Bertarung di Qudos Bank Arena, hanya sepelemparan batu dari kampung halamannya di Wollongong, laga melawan Diego Lopes terasa berbeda.

    Ini merupakan panggung rumahnya, di depan keluarga, sahabat, dan para pendukung setia yang telah menunggu terlalu lama.

    Volkanovski mengakui perjalanan menuju laga ini tak mudah.

    Pandemi COVID-19, jadwal UFC yang tak selalu berpihak, hingga kesempatan bertarung di Australia yang terus tertunda membuatnya berkali-kali harus menahan harapan.

    Kekalahan dari Islam Makhachev di Perth pada 2023 masih membekas, tetapi justru memperkuat hasratnya untuk memberikan penampilan spesial di Sydney.

    Secara legacy, laga melawan Lopes mungkin tak menawarkan banyak keuntungan.

    Banyak pihak menilai laga ulang ini berisiko tinggi dengan imbalan kecil. Namun bagi Volkanovski, ini soal pembuktian dan hadiah bagi para penggemar.

    Ia percaya kemenangan dominan atas Lopes—petarung enam tahun lebih muda—akan menjadi pengingat bahwa dirinya belum habis.

    Yang menarik, Volkanovski mengisyaratkan perubahan pendekatan. Dikenal sebagai petarung strategis dan sangat terukur, kali ini ia ingin bertarung lebih agresif.

    “Saya merasa bisa melindas mereka,” ujarnya dengan keyakinan.

    Ia tak ingin lagi sekadar mengontrol tempo, tetapi menekan sejak awal dan menunjukkan kekuatan penuh.

    Di usia 37 tahun, Volkanovski justru menikmati narasi bahwa dirinya berada di ujung karier. Tekanan itu ia sambut dengan senyum.

    Baginya, usia hanyalah angka, dan oktagon tetap menjadi tempat ia melakukan hal-hal luar biasa.

    Jika kalah, warisannya tetap utuh. Namun, jika ia menang dan mengangkat sabuk juara di Sydney, setelah delapan tahun penantian, momen itu akan menjadi salah satu bab paling emosional dalam sejarah UFC Australia—dan penutup lingkaran yang sempurna bagi Alexander Volkanovski.

    Artikel Tag: Alexander Volkanovski, UFC, MMA

    Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/setelah-2996-hari-alexander-volkanovski-akhirnya-akan-bertarung-di-sydney





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Direktur Napoli Manna Bantah Rumor Transfer Sterling

    January 29, 2026

    Juventus Gagal Taklukkan AS Monaco, Luciano Spalletti Singgung Konsistensi

    January 29, 2026

    Daniel Dubois Umumkan Keputusan Mengejutkan, Kembali Dilatih Don Charles

    January 29, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Pengumuman Sosok ‘Mr J’ Tunggu Infrastruktur PSI Terbentuk

    Berita Nasional January 29, 2026

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni menegaskan bahwa partainya ingin memastikan kesiapan organisasi sebelum…

    Kisah Valentino Rossi Wujudkan Mimpi Pencinta MotoGP di Indonesia Lihat The Doctor Mengaspal di Sirkuit Mandalika : Okezone Sports

    January 29, 2026

    Direktur Napoli Manna Bantah Rumor Transfer Sterling

    January 29, 2026

    Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Progsus

    January 29, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Pengumuman Sosok ‘Mr J’ Tunggu Infrastruktur PSI Terbentuk

    January 29, 2026

    Kisah Valentino Rossi Wujudkan Mimpi Pencinta MotoGP di Indonesia Lihat The Doctor Mengaspal di Sirkuit Mandalika : Okezone Sports

    January 29, 2026

    Direktur Napoli Manna Bantah Rumor Transfer Sterling

    January 29, 2026

    Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Progsus

    January 29, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.