Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lee Zii Jia Yang Hampir Mengalahkan Alwi Farhan

    January 30, 2026

    Budisatrio Layak Jabat Menlu, Sugiono Berpotensi Gantikan Pratikno

    January 30, 2026

    Bagaimana OJK Beroperasi Usai Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara Kompak Mengundurkan Diri? : Okezone Economy

    January 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Nestapa Korban Banjir Bidara Cina: Terserang Penyakit di Pengungsian

    Nestapa Korban Banjir Bidara Cina: Terserang Penyakit di Pengungsian

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 30, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Pengungsi banjir di Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim) mengeluhkan penyakit ringan akibat banjir yang merendam permukiman warga mulai dari batuk, pilek, hingga gatal-gatal.

    “Sampai saat ini tercatat 18 orang yang tidak sehat, rata-rata mengeluhkan batuk, pilek, dan gatal-gatal,” kata Lurah Bidara Cina Suhartono di Jakarta Timur, Jumat (30/1), dikutip dari Antara.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Suhartono menyebut kondisi kesehatan para pengungsi banjir di Kelurahan Bidara Cina mulai menjadi perhatian.

    Banjir yang terjadi berdampak pada beberapa wilayah, dengan RW 11 dan RW 7 menjadi kawasan yang terdampak paling parah. Sementara itu, RW 5 dan RW 6 turut mengalami genangan dengan intensitas lebih ringan.





    “Wilayah yang terdampak cukup signifikan ada di RW 11 dan RW 7, sedangkan RW 5 dan RW 6 terdampak namun tidak terlalu parah,” jelas Suhartono.

    Akibat banjir tersebut, sebanyak 83 kepala keluarga (KK) dengan total 284 jiwa terpaksa mengungsi. Para pengungsi tersebar di sejumlah lokasi pengungsian, di antaranya kantor Kelurahan Bidara Cina, SDN 05 Bidara Cina, Gedung SKKT Kelurahan Bidara Cina, Masjid Jami Al Abror RW 11, serta GOR Otista.

    Seiring bertambahnya jumlah pengungsi, keluhan kesehatan mulai bermunculan.

    “Dari Puskesmas Bidara Cina ada tiga petugas yang sejak pagi memberikan layanan kesehatan,” ucap Suhartono.

    Munculnya penyakit tersebut dipicu oleh paparan air banjir, kondisi cuaca yang lembap, serta keterbatasan fasilitas sanitasi di awal masa pengungsian.

    Untuk mencegah kondisi memburuk, petugas Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, serta edukasi kepada warga agar menjaga kebersihan diri dan lingkungan pengungsian.

    Selain layanan kesehatan, bantuan dari pemerintah daerah juga telah disalurkan. Bantuan datang dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, termasuk dukungan logistik dan kebutuhan pangan bagi pengungsi.

    “Makanan sudah disiapkan dan akan dibagikan siang hari serta malam nanti,” ucap Suhartono.

    Hingga saat ini, petugas gabungan masih bersiaga di seluruh titik pengungsian untuk memantau kondisi warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia yang berisiko mengalami gangguan kesehatan lebih serius.

    Sebelumnya, BPBD Jakarta Timur mencatat, luapan Kali Ciliwung menyebabkan banjir merendam permukiman warga di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, sejak Kamis (29/1) hingga Jumat (30/1) pagi. Banjir berdampak pada dua RW dengan total ratusan jiwa terdampak.

    Banjir terjadi di Jalan Baiduri Bulan RW 03 RT 12 serta RW 11 RT 06 dan RT 12. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 55 kepala keluarga atau sekitar 185 jiwa terdampak.

    “Di RW 03 RT 12 terdapat 25 KK dengan 75 jiwa terdampak. Sementara di RW 11 RT 06 dan RT 12 ada 30 KK dengan total 110 jiwa,” kata Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur, Ali Kojim sat dikonfirmasi terpisah di Jakarta.

    Menurut Ali, banjir disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung yang dipicu tingginya debit air kiriman. Ketinggian air mulai terpantau sejak Rabu (28/1) sore dan terus mengalami peningkatan hingga mencapai puncaknya pada Jumat dini hari.

    Pada Kamis (29/1) dini hari, air kembali naik hingga mencapai 100 cm pada pukul 00.00 WIB dan terus meningkat menjadi 110 cm hingga siang hari.

    Meski sempat berangsur surut pada sore hari hingga berada di kisaran 60 cm, ketinggian air kembali fluktuatif hingga malam.

    Situasi memburuk pada Jumat (30/1) dini hari. BPBD mencatat ketinggian air kembali naik signifikan dari 60 cm pada pukul 01.00 WIB menjadi 130 cm pada pukul 03.00 WIB, lalu pada pukul 05.00 hingga 06.00 WIB, ketinggian air mencapai 170 cm.

    (fra/antara/fra)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    KPK Ungkap Pihak Maktour Diduga Hilangkan Barang Bukti Kasus Haji

    January 30, 2026

    KPK Ungkap Alasan Belum Tahan Yaqut Usai Diperiksa Kasus Haji

    January 30, 2026

    Polisi Usut Asal Usul Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah

    January 30, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Lee Zii Jia Yang Hampir Mengalahkan Alwi Farhan

    Berita Olahraga January 30, 2026

    Ligaolahraga.com -Bangkok – Lee Zii Jia tampak berada di ambang kemenangan penting yang akhirnya dapat…

    Budisatrio Layak Jabat Menlu, Sugiono Berpotensi Gantikan Pratikno

    January 30, 2026

    Bagaimana OJK Beroperasi Usai Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara Kompak Mengundurkan Diri? : Okezone Economy

    January 30, 2026

    Lee Zii Jia Mundur, Alwi Farhan Melangkah Semifinal Thailand Masters 2026

    January 30, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Lee Zii Jia Yang Hampir Mengalahkan Alwi Farhan

    January 30, 2026

    Budisatrio Layak Jabat Menlu, Sugiono Berpotensi Gantikan Pratikno

    January 30, 2026

    Bagaimana OJK Beroperasi Usai Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara Kompak Mengundurkan Diri? : Okezone Economy

    January 30, 2026

    Lee Zii Jia Mundur, Alwi Farhan Melangkah Semifinal Thailand Masters 2026

    January 30, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.