Kegiatan ini resmi dibuka di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 29 Januari 2026.
Pembukaan retret dilakukan melalui upacara resmi yang dilakukan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemhan Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, dengan didampingi oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dan Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang.
Ketua Umum PWI Akhmad Munir menegaskan bahwa Retret PWI menjadi bagian dari ikhtiar organisasi dalam membentuk wartawan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat di tengah tantangan disinformasi dan polarisasi publik.
“Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bersama bagi insan pers, agar wartawan Indonesia tidak hanya kuat secara profesional dan etik jurnalistik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kokoh dalam menghadapi tantangan disinformasi, polarisasi, dan dinamika informasi global,” ujar Akhmad Munir dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, 30 Januari 2026.
Bertindak sebagai salah satu pemateri, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memberikan pemahaman soal Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial yang perlunya sinergi dengan insan pers.
Ia juga memaparkan Program Sekolah Rakyat sebagai langkah strategis pengentasan kemiskinan yang telah menjangkau lebih dari 160 sekolah.
“Insan pers berperan strategis sebagai jembatan informasi publik dalam menyampaikan program prioritas pemerintah secara akurat, profesional, dan berintegritas,” pungkas Agus Jabo.
Retret PWI 2026 mengusung tema ‘Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas, dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Keamanan Nasional’.
Kegiatan ini diikuti oleh 160 peserta yang merupakan perwakilan PWI Pusat dan PWI Daerah dari seluruh Indonesia, dan akan berlangsung selama empat hari, mulai Kamis, 29 Januari hingga Minggu, 1 Februari 2026.

