Pemain Go Ahead Eagles, Dean James. (Foto: Instagram/gaeagles)
DEVENTER – Pemain Timnas Indonesia, Dean James, tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya setelah Go Ahead Eagles dipastikan terhenti di fase liga ajang Liga Europa 2025-2026. Meski perjalanan di kompetisi kasta kedua Benua Biru itu harus berakhir, Dean menekankan timnya telah memetik pelajaran berharga dan kini siap mengalihkan fokus sepenuhnya ke kompetisi domestik.
Go Ahead Eagles dipastikan tersingkir dari Liga Europa 2025-2026. Kepastian itu didapat setelah tim besutan Melvin Boel itu ditahan Braga tanpa gol di De Adelaarshorst, Deventer, Belanda pada Jumat 30 Januari 2026 dini hari lalu.
Hasil imbang ini membuat Go Ahead Eagles mengakhiri petualangannya di Liga Eropa lebih cepat. Dean James dan kolega hanya mampu mengoleksi tujuh poin dari dua kemenangan, satu kali imbang, dan lima kekalahan.
Perolehan ini tidak cukup untuk membawa Go Ahead Eagles masuk babak 16 besar. Sebab, mereka finis di peringkat ke-28, jauh dari batas masuk play-off 16 besar yakni posisi 24 klasemen.
1. Evaluasi Perjalanan Bersejarah di Kompetisi Benua Biru
Dean merasa sedih karena gagal membawa timnya melaju lebih jauh. Tetapi, dia merasa Go Ahead Eagles sudah berjuang keras dalam comeback-nya di kompetisi Eropa sejak musim 1966-1967.

