Almarhum merupakan salah satu korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Ia sebelumnya dilaporkan hilang saat latihan di Cisarua dan baru ditemukan tak bernyawa.
Dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, tangis keluarga pecah sejak mobil ambulans dinas TNI AL berwarna hijau tiba di depan rumah duka di Kelurahan Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung pukul 11.00 WIB.
Para prajurit berseragam putih-putih dan loreng, membuka pintu belakang mobil ambulan dengan cekatan mengangkat peti jenazah Praka Marinir Anumerta Hamid Dwi Ismail menuju rumah duka untuk disalatkan.
Pihak keluarga yang telah menunggu, membantu para prajurit meletakkan peti jenazah di tempat yang telah disiapkan sebelumnya oleh pihak keluarga untuk proses salat jenazah.
Setelah salat jenazah dan bacaan doa, pihak keluarga menyerahkan kembali jenazah Praka Marinir Anumerta Hamid Dwi Ismail ke kesatuan untuk dikembalikan ke negara dan dimakamkan secara kedinasan.
Usai proses serah terima tersebut, jenazah Praka Marinir Hamid Dwi Ismail, kembali dibawa menggunakan mobil ambulans yang sama.
Suasana haru kembali pecah, dua wanita dari pihak keluarga almarhum Praka Marinir Hamid Dwi Ismail tampak lemas dan menangis mengiringi ambulans yang membawa almarhum hingga ke TPU Kelurahan Way Dadi.
Seluruh prajurit TNI AL yang hadir di pemakaman melakukan penghormatan terakhir diiringi tembakan ke udara, mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.

