Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ole Werner Kritik Permainan Ceroboh RB Leipzig Usai Tumbang dari Mainz

    February 1, 2026

    Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

    February 1, 2026

    BPBD Pastikan Seluruh Titik Banjir di Jakarta Surut : Okezone News

    February 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»KPK Perluas Pengusutan Kasus Pemerasan Calon Perangkat Desa di Pati

    KPK Perluas Pengusutan Kasus Pemerasan Calon Perangkat Desa di Pati

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 1, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, tim penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap kepada desa maupun para calon perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengisian formasi jabatan perangkat desa.


    “Ini membuka bagi penyidik KPK untuk melihat apakah ini juga modus-modusnya dilakukan di wilayah lain, karena memang dari peristiwa tertangkap tangan kemarin kita baru menyasar satu kecamatan,” kata Budi seperti dikutip, Minggu, 1 Februari 2026.

    Pada Selasa, 20 Januari 2025, KPK menetapkan 4 dari 8 orang yang terjaring OTT sebagai tersangka, yakni Sudewo selaku Bupati Pati periode 2025-2030, Abdul Suyono selaku Kades Karangrowo Kecamatan Jakenan, Sumarniono selaku Kades Arumanis Kecamatan Jaken, dan Karjan selaku Kades Sukorukun Kecamatan Jaken.



    Dari OTT tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp2,6 miliar yang disimpan di karung.

    Dalam perkaranya, pada akhir 2025, Pemkab Pati mengumumkan akan membuka formasi jabatan perangkat desa pada Maret 2026. Kabupaten Pati diketahui memiliki total 21 kecamatan, 401 desa, dan 5 kelurahan. Saat ini, diperkirakan terdapat 601 jabatan perangkat desa yang kosong.

    Atas informasi tersebut, diduga dimanfaatkan Sudewo bersama-sama dengan sejumlah anggota tim sukses (timses) atau orang-orang kepercayaannya untuk meminta sejumlah uang kepada para Caperdes.

    Sejak November 2025, Sudewo telah membahas rencana pengisian jabatan perangkat desa tersebut bersama timsesnya. Pada masing-masing kecamatan, selanjutnya ditunjuk kades yang juga merupakan bagian dari timses Sudewo sebagai Koordinator Kecamatan (Korcam) atau dikenal sebagai tim 8.

    Anggota tim 8 dimaksud terdiri dari Sisman selaku Kades Karangrowo Kecamatan Juwana, Sudiyono selaku Kades Angkatan Lor Kecamatan Tambakromo, Abdul Suyono selaku Kades Karangrowo Kecamatan Jakenan, Imam selaku Kades Gadu Kecamatan Gunungwungkal.

    Selanjutnya, Yoyon selaku Kades Tambaksari Kecamatan Pati Kota, Pramono selaku Kades Sumampir Kecamatan Pati Kota, Agus selaku Kades Slungkep Kecamatan Kayen, dan Sumarjiono selaku Kades Arumanis Kecamatan Jaken.

    Abdul Suyono dan Sumarjiono kemudian menghubungi para kades di wilayah masing-masing untuk menginstruksikan pengumpulan uang dari para Caperdes.

    Berdasarkan arahan Sudewo, Abdul Suyono dan Sumarjiono kemudian menetapkan tarif sebesar Rp165 juta sampai dengan Rp225 juta untuk setiap Caperdes yang mendaftar. Besaran tarif tersebut sudah dimarkup oleh Abdul Suyono dan Sumarjiono dari sebelumnya Rp125 juta sampai dengan Rp150 juta.

    Dalam praktiknya, proses pengumpulan uang tersebut diduga disertai ancaman, apabila Caperdes tidak mengikuti ketentuan, maka formasi perangkat desa tidak akan dibuka kembali pada tahun-tahun berikutnya.

    Atas pengkondisian tersebut, hingga 18 Januari 2026, Sumarjiono tercatat telah mengumpulkan dana kurang lebih sebesar Rp2,6 miliar, yang berasal dari para 8 kepala desa di wilayah Kecamatan Jaken.

    Uang tersebut dikumpulkan oleh Sumarjiono dan Karjan untuk kemudian diserahkan kepada Abdul Suyono, yang selanjutnya diduga diteruskan kepada Sudewo.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

    February 1, 2026

    Global Insight Forum Nilai AS Kian Agresif, Negara Kaya SDA Rawan Jadi Sasaran.

    February 1, 2026

    Prima Sebut Gagasan PDIP soal Parliamentary Threshold Cederai Konstitusi

    February 1, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Ole Werner Kritik Permainan Ceroboh RB Leipzig Usai Tumbang dari Mainz

    Berita Olahraga February 1, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Jerman: Pelatih RB Leipzig, Ole Werner, mengungkap penyebab Die Roten Bullen menderita…

    Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

    February 1, 2026

    BPBD Pastikan Seluruh Titik Banjir di Jakarta Surut : Okezone News

    February 1, 2026

    Alexander Blessin Ungkap Penyebab St. Pauli Tumbang di Markas Augsburg

    February 1, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Ole Werner Kritik Permainan Ceroboh RB Leipzig Usai Tumbang dari Mainz

    February 1, 2026

    Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

    February 1, 2026

    BPBD Pastikan Seluruh Titik Banjir di Jakarta Surut : Okezone News

    February 1, 2026

    Alexander Blessin Ungkap Penyebab St. Pauli Tumbang di Markas Augsburg

    February 1, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.