Ramdani Bur
, Jurnalis-Senin, 02 Februari 2026 |03:05 WIB
Hendri Susilo (kiri) kecewa Malut United kalah 1-2 dari Bhayangkara FC. (Foto: Media Malut United)
PELATIH Malut United, Hendri Susilo, mengungkap alasan kenapa skuad asuhannya kalah 1-2 dari Bhayangkara FC dalam lanjutan pekan ke-19 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu 31 Januari 2026 sore WIB. Ia mengatakan Malut United kalah karena strategi yang sudah direncanakan tidak berjalan.
“Tentu kami kecewa dengan kekalahan ini. Game plan yang disiapkan untuk pertandingan melawan Bhayangkara tak berjalan sebagaimana Mestinya,” kata Hendri Susilo dalam konferensi pers pascalaga.
1. Hendri Susilo Siap Tanggung Jawab

Bhayangkara FC unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak Moussa Sidibe (22’) dan Moises Wolschick (52’). Gol David Da Silva pada menit ke-70 sempat memberi harapan untuk Malut United. Namun, hingga peluit panjang ditiup tak ada gol tambahan yang tercipta.
“Kalau menurut saya, ada banyak faktor penyebab kekalahan kami dari Bhayangkara. Sebagai pelatih, saya bertanggung jawab atas hasil ini dan akan melakukan evaluasi untuk menghadapi laga selanjutnya,” ucap Hendri Susilo.
Laskar Kie Raha cukup kesulitan menghadapi pertahanan The Guardians of Saburai -julukan Bhayangkara FC di babak I. Ciro Alves dan kawan-kawan hanya mampu melepaskan dua tendangan tanpa ada yang mengarah tepat ke gawang Bhayangkara FC selama 45 menit pertama.
Memasuki paruh kedua, Malut United mampu mendominasi jalannya permainan dengan 69 persen penguasaan bola. Dari 11 percobaan, 5 di antaranya berhasil mengenai target dan berbuah satu gol yang diciptakan David Da Silva.

