Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Arema FC Resmikan Duo Persija Jakarta, Rio Fahmi – Hansamu Yama

    February 1, 2026

    Petinggi OJK dan BEI Jangan-jangan Terlibat Praktik Goreng Saham

    February 1, 2026

    Ambisi Cetak Sejarah, Hector Souto Minta Suporter Ramaikan Laga Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam : Okezone Bola

    February 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

    Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 1, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Menurut Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Umat Islam (DPP PUI), Irfan Ahmad Fauzi, substansi utama pernyataan Kapolri justru bertujuan menjaga desain ketatanegaraan yang telah diatur undang-undang.


    “Posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 adalah konstitusional dan sah. Ketika Kapolri menyatakan penolakan terhadap wacana Polri di bawah kementerian, itu merupakan sikap kelembagaan untuk menjaga sistem presidensial tetap berjalan efektif,” ujar Irfan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 1 Februari 2026.

    Ia menilai, pernyataan Kapolri tidak boleh dimaknai sebagai bentuk perlawanan terhadap koreksi konstitusional maupun lembaga negara lain. Sebaliknya, sikap tersebut menunjukkan komitmen agar Polri tetap berada dalam garis komando yang jelas di bawah Presiden sebagai pemegang mandat eksekutif tertinggi.



    “Menjaga Polri tetap di bawah Presiden bukan berarti menolak pengawasan. Fungsi kontrol DPR, putusan Mahkamah Konstitusi, serta mekanisme checks and balances tetap harus dijalankan. Yang ditolak Kapolri adalah perubahan struktur yang justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan dan dualisme kepemimpinan,” jelasnya.

    Terkait kritik sebagian pihak atas penggunaan bahasa yang dianggap keras, Irfan menilai pernyataan Kapolri perlu dilihat dalam konteks dinamika institusional dan tekanan wacana publik yang berkembang luas.

    “Ekspresi ketegasan seorang pimpinan institusi tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai intimidasi atau ancaman demokrasi. Selama substansinya tidak keluar dari koridor hukum dan konstitusi, sikap tegas justru diperlukan untuk menjaga stabilitas dan kepastian tata kelola negara,” tutur Irfan.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa reformasi Polri tetap merupakan agenda penting, namun tidak boleh disederhanakan hanya dengan mengubah posisi struktural kelembagaan.

    “Reformasi Polri harus diarahkan pada penguatan profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan publik. Memindahkan Polri ke bawah kementerian bukan jaminan reformasi, bahkan berisiko melemahkan efektivitas penegakan hukum,” tegasnya.

    Irfan juga mengingatkan agar ruang publik tidak dipenuhi dengan narasi yang memperuncing perbedaan pandangan antar tokoh bangsa, karena hal tersebut dapat berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Petinggi OJK dan BEI Jangan-jangan Terlibat Praktik Goreng Saham

    February 1, 2026

    Prabowo Marah terhadap Kejahatan Goreng Saham

    February 1, 2026

    Industri Jamu, Antara Tinjauan Budaya dan Ekonomi

    February 1, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Arema FC Resmikan Duo Persija Jakarta, Rio Fahmi – Hansamu Yama

    Berita Olahraga February 1, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Super League: Arema FC kembali membuat gebrakan di bursa transfer paruh musim dengan…

    Petinggi OJK dan BEI Jangan-jangan Terlibat Praktik Goreng Saham

    February 1, 2026

    Ambisi Cetak Sejarah, Hector Souto Minta Suporter Ramaikan Laga Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam : Okezone Bola

    February 1, 2026

    Matteo Moretto: Milan Tebus Alphadjo Cisse dengan Harga 8 Juta Euro

    February 1, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Arema FC Resmikan Duo Persija Jakarta, Rio Fahmi – Hansamu Yama

    February 1, 2026

    Petinggi OJK dan BEI Jangan-jangan Terlibat Praktik Goreng Saham

    February 1, 2026

    Ambisi Cetak Sejarah, Hector Souto Minta Suporter Ramaikan Laga Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam : Okezone Bola

    February 1, 2026

    Matteo Moretto: Milan Tebus Alphadjo Cisse dengan Harga 8 Juta Euro

    February 1, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.