Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ibu Saudah Menagih Keadilan atas Kekerasan Tambang Ilegal

    February 2, 2026

    Adu Ranking Timnas Futsal Indonesia dengan Vietnam Jelang Perempatfinal Piala Asia Futsal 2026 : Okezone Bola

    February 2, 2026

    Prabowo Sebut Kelompok Pengkritik Dikendalikan Kekuatan Asing

    February 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Kronologi Nenek Saudah Dianiaya Tolak Tambang Ilegal di Pasaman Sumbar

    Kronologi Nenek Saudah Dianiaya Tolak Tambang Ilegal di Pasaman Sumbar

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 2, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Seorang nenek bernama Saudah (68) menjadi korban penganiayaan di Pasaman, Sumatera Barat, karena menolakĀ penambangan ilegal yang dilakukan di lahan miliknya.

    Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Wawan Fahrudin mengatakan ada dua kronologi dari peristiwa itu. Pertama versi korban.

    Peristiwa terjadi pada 1 Januari lalu. Saat itu, nenek Saudah mendatangi Sungai Batang Sibinail di Nagari Lubuk Aro, Pasaman untuk menegur penambang yang beroperasi di lahan miliknya.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Meski sempat berhenti, penambang kembali bekerja selepas Magrib, sehingga pemohon mendatangi lokasi sambil membawa senter,” kata Wawan dalam RDP dengan Komisi XIII DPR RI, Senin (2/2).





    Di tengah jalan, nenek Saudah dilempari batu dan dikeroyok oleh empat orang. Nenek Saudah mengenali dua orang pengeroyok. Akibat pengeroyokan itu, nenek Saudah kemudian pingsan.

    “Pukul 03.00 dini hari pemohon sadar dan berusaha pulang dengan kondisi luka yang cukup parah. Kemudian pemohon kembali pingsan di depan rumahnya sebelum akhirnya ditemukan keluarga dalam keadaan babak belur. Ini versi dari korban,” kata Wawan.

    Sementara versi aparat penegak hukum, peristiwa bermula saat tersangka berinisial IS diberitahu oleh operator bahwa nenek Saudah datang ke lahan yang ditambang.

    IS kemudian mendatangi nenek Saudah dan melemparinya dengan batu.

    “Pelaku kemudian mendatangi korban di tepi sungai dan melemparinya dengan batu. Korban kemudian berjalan ke arah hulu sungai. Setelah mengambil barang di camp, pelaku kemudian mengikuti korban sampai ke hulu bersama saksi D dan I. Pelaku kembali melempar korban dengan batu,” kata Wawan.

    Lalu ketika korban dan pelaku berhadapan dalam jarak sekitar setengah meter, pelaku meninju korban beberapa kali hingga terjatuh. Kemudian melakukan pemukulan dengan cukup brutal.

    Para saksi yang melihat kejadian itu tidak sempat melerai karena kejadian berlangsung sangat cepat.

    Nenek Saudah mengalami luka di kepala, bibir dan mata akibat penganiayaan itu.

    “Bahwa sekarang ini ada 7 jahitan di kepala dan 5 jahitan di bibir, dengan lebam di sekitar mata, pusing berulang, sempat pingsan dan ditemukan di semak-semak. Ada indikasi luka dalam karena pusing mendadak hingga pingsan. Usia beliau yang sudah menjelang 68 tahun cukup memberatkan pemulihan tersebut,” katanya.

    Berdasar koordinasi dengan polisi, Wawan mengatakan sudah ada satu tersangka dalam peristiwa itu berinisial IS.

    “Berdasarkan laporan koordinasi kami dengan Polres Pasaman Tengah, hari ini sudah melengkapi P19 dan akan masuk pada tahap ke-1 di hari ini tanggal 2 Februari,” ujarnya.

    (fra/yoa/fra)


    [Gambas:Video CNN]






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Nadiem Perlu Tindakan Medis, Pengacara Minta Dibantarkan

    February 2, 2026

    Kalau Ada Kader Gerindra Brengsek, Saya Tangkap

    February 2, 2026

    Arahan Prabowo di Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemda

    February 2, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Ibu Saudah Menagih Keadilan atas Kekerasan Tambang Ilegal

    Berita Nasional February 2, 2026

    Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis, 1 Januari 2026 lalu, di Lubuak Aro, Kecamatan Rao,…

    Adu Ranking Timnas Futsal Indonesia dengan Vietnam Jelang Perempatfinal Piala Asia Futsal 2026 : Okezone Bola

    February 2, 2026

    Prabowo Sebut Kelompok Pengkritik Dikendalikan Kekuatan Asing

    February 2, 2026

    Nadiem Perlu Tindakan Medis, Pengacara Minta Dibantarkan

    February 2, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Ibu Saudah Menagih Keadilan atas Kekerasan Tambang Ilegal

    February 2, 2026

    Adu Ranking Timnas Futsal Indonesia dengan Vietnam Jelang Perempatfinal Piala Asia Futsal 2026 : Okezone Bola

    February 2, 2026

    Prabowo Sebut Kelompok Pengkritik Dikendalikan Kekuatan Asing

    February 2, 2026

    Nadiem Perlu Tindakan Medis, Pengacara Minta Dibantarkan

    February 2, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.