Untuk memanjakan masyarakat Indonesia, TVRI terus melakukan modernisasi infrastruktur pemancar untuk meningkatkan jangkauan siaran digital.
TVRI telah berhasil meningkatkan jangkauan populasi siaran digital hingga 73,82% dari total penduduk Indonesia per awal 2025. Selain itu, TVRI juga mengoperasikan 361 pemancar transmisi di seluruh Indonesia.
Pengamat kebijakan publik, Abdul Hamim Jauzie mengatakan, TVRI memiliki 361 pemancar yang di situ ada 189 pemancar digital yang sudah aktif.
“Ini jauh lebih banyak dari pemancar televisi swasta, yang paling banyak 50 pemancar dan itu pun mereka hanya ada di kota-kota besar,” kata Hamim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin 2 Februari 2026.
Hamim pun menyoroti soal masih ada wilayah blankspot. Menurutnya hal itu dikarenakan TVRI tidak diberikan anggaran oleh pemerintah untuk membereskan wilayah blank spot tersebut.
“Karena anggaran TVRI kecil dan sangat tidak mungkin mengatasi hal itu,” kata Hamim.
Ia menguraikan, dengan anggaran yang ada di TVRI, butuh 60 tahun lagi untuk melengkapi seluruh pemancar TVRI agar bisa aktif semua.
“Hal ini tugas pemerintah agar memastikan infrastuktur penyiaran bisa dibenahi,” kata Hamim.

