Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa tersebut merupakan agenda rutin yang digelar Presiden untuk menyerap pandangan dan aspirasi para tokoh umat.
“Kemudian tentunya nanti akan berdiskusi. Ini pertemuan rutin 3-4 bulan sekali. Kalau Anda lihat akhir tahun lalu juga sudah kumpul juga,” ungkapnya dalam konferensi pers di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta.
Dikatakan Teddy, Presiden dijadwalkan membahas berbagai isu strategis, baik di tingkat nasional maupun global.
“Nanti kira-kira akan membahas tentang pencapaian pemerintah, program-orang strategis, kemudian juga tentunya kondisi dalam negeri dan di luar negeri. Itu kira-kira, nanti siang mungkin 3 sampai 4 jam, Anda tunggu saja,” jelas Teddy.
Terkait jumlah undangan diperkirakan mencapai 40 sampai 50 tokoh yang hampir mencakup seluruh organisasi Islam besar di Indonesia.
“Hampir semua organisasi muslim; PBNU, Muhammadiyah, MUI, ada Persis, Syarikat Islam, kemudian tokoh-tokoh Ponpes dari Jawa Timur dan lain sebagainya,” ungkapnya.

