Berita Tinju datang dari Madison Square Garden akhir pekan lalu, di mana Tony Bellew menyaksikan Teofimo Lopez kehilangan gelar dunia miliknya kepada Shakur Stevenson. Stevenson kini menjadi juara dunia empat divisi setelah kemenangan terbarunya. Meski sebelumnya dikritik karena gaya bertarungnya yang mengutamakan keselamatan, kali ini ia menunjukkan kepiawaian dalam seni tinju.
Sepanjang 12 ronde penuh, Stevenson tidak pernah berada dalam posisi berbahaya, dan pertahanannya yang licin serta hampir tak tertembus membuatnya jarang terkena pukulan bersih dari Lopez. Petinju berusia 28 tahun ini menang dengan keputusan mutlak dan meraih 11 dari 12 ronde di semua kartu penilaian juri, yang berarti ia mendapatkan gelar WBO super-lightweight di samping sabuk sebelumnya di divisi lightweight, super featherweight, dan featherweight. Stevenson tetap tak terkalahkan, setelah sebelumnya juga menaklukkan petinju seperti William Zepeda, Oscar Valdez, dan Jamel Herring.
Lopez, mantan penguasa unified lightweight, telah memegang gelar WBO light welterweight sejak Juni 2023, saat ia mengalahkan Josh Taylor dari Skotlandia dan mempertahankannya tiga kali, namun Stevenson adalah tantangan yang terlalu berat.
Dalam sebuah unggahan baru di X, mantan juara dunia cruiserweight Bellew memberikan pesan dukungan untuk Lopez. “Petinju sejati dan saya sangat menghormati orang ini!! Bertarung dengan SIAPA SAJA & KAPAN SAJA!! Seorang juara sejati yang akan bangkit kembali! 👊🔥👊” tulisnya.
Setelah pertarungan, Lopez mengisyaratkan kemungkinan naik ke divisi welterweight, sementara Stevenson berhadapan langsung dengan Conor Benn di atas ring, di mana keduanya saling berteriak tentang potensi pertarungan di masa depan.
Artikel Tag: Tony Bellew, Teofimo Lopez
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/tony-bellew-komentari-masa-depan-teofimo-lopez-usai-kalah

