Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kejuaraan Beregu Asia 2026: Dhinda Amartya Akui Fisik Menurun Lawan Thailand

    February 7, 2026

    Film Hendric Shinigami Diduga Didanai Mafia Judol Batam

    February 7, 2026

    Edarkan Sabu, Seorang Wanita Diciduk di Kemayoran Jakpus : Okezone News

    February 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Polisi Ungkap Motif Anak Racuni Keluarga di Warakas Jakut

    Polisi Ungkap Motif Anak Racuni Keluarga di Warakas Jakut

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 6, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Polres Metro Jakarta Utara mengungkap motif di balik kasus tewasnya satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Seorang anak berinisial AS (24) diduga meracuni ibu dan dua saudaranya hingga meninggal dunia karena dilatarbelakangi dendam terhadap keluarganya sendiri.

    Polisi menyatakan, AS memberikan racun tikus kepada ketiga korban yang ditemukan tewas pada Jumat (2/1) lalu.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Hasil penyelidikan Polres Metro Jakarta Utara bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memastikan ketiganya meninggal akibat mengonsumsi racun tikus jenis Zinc Phosphate.

    “Hasil pengamatan kami berdasarkan barang bukti lainnya, sehingga kami menetapkan saudara S sebagai pelaku atau tersangka dari perkara peristiwa keracunan tersebut dimana saudara S memang dengan sengaja meracun ketiga korban tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoeseno Gradiarso, dalam konferensi pers di Polres Metro Jaya Jakarta Utara, Jumat (6/2).





    Onkoeseno mengungkap AS menyimpan dendam terhadap keluarganya karena merasa diperlakukan tidak adil oleh sang ibu.

    “Dari hasil pemeriksaan, diketahui motif pelaku adalah dendam terhadap keluarganya karena merasa diperlakukan berbeda dan sering dimarahi oleh ibunya,” katanya.

    Fakta tersebut terungkap setelah penyidik melakukan autopsi dan uji toksikologi terhadap tiga korban meninggal dunia, masing-masing berinisial SS (50), AF (27), dan AD (14).

    Dari hasil pemeriksaan laboratorium, ditemukan residu bahan kimia berbahaya di dalam lambung serta organ vital para korban yang menjadi penyebab kematian.

    “Ditemukan adalah zinc phosphate. Zinc phosphate adalah suatu senyawa kimia, yaitu terdiri dari Zn dan phosphine, yang dikenal juga sebagai racun tikus yang disebut sebagai Rodensisida,” ujar Peneliti Toksikologi Kimia Universitas Indonesia, Budiawan.

    Menurut Budiawan, zat tersebut bekerja dengan cepat merusak sel tubuh manusia. Racun yang masuk ke dalam pencernaan akan bereaksi menjadi gas phosphine dan menyebar ke organ-organ vital, sehingga mengganggu fungsi seluler dan menyebabkan kematian dalam waktu singkat.

    “Bahan-bahan ini beracun bagi sel tubuh manusia, dan ditemukan tadi apa yang disampaikan oleh hasil dari pemeriksaan ini, membuktikan bahwa di lambung telah ditemukan zinc phosphate, kemudian juga tentunya memang racun ini akan berubah menjadi phosphane, dan kemudian juga menyebar ke seluruh organ, dan itulah yang dikenal sebagai racun seluler,” ujarnya.

    Kesimpulan tersebut diperkuat oleh Dokter Forensik RS Sukanto, Mardika. Ia menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban berdasarkan hasil autopsi.

    “Sehingga dari kesimpulan pemeriksaan tiga jenazah tersebut, didapatkan sebuah kematian akibat senyawa kimia, atau zat yang tidak lazim masuk ke dalam tubuh, yang melebihi batas toleransi dalam tubuh dan korban tersebut mati lemas,” ujar Mardika.

    (kna/isn)


    [Gambas:Video CNN]






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Jatah Bulanan Rp7 Miliar Pejabat Bea Cukai yang kena OTT KPK

    February 7, 2026

    KPK Ungkap Kronologi Kejar-kejaran OTT yang Libatkan Ketua PN Depok

    February 6, 2026

    Fakta-Fakta OTT di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai

    February 6, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Kejuaraan Beregu Asia 2026: Dhinda Amartya Akui Fisik Menurun Lawan Thailand

    Berita Olahraga February 7, 2026

    Ligaolahraga.com -Qingdao – Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi kembali gagal menyumbang poin saat tim putri…

    Film Hendric Shinigami Diduga Didanai Mafia Judol Batam

    February 7, 2026

    Edarkan Sabu, Seorang Wanita Diciduk di Kemayoran Jakpus : Okezone News

    February 7, 2026

    Bali United Waspadai Serangan Balik Cepat Persebaya Surabaya

    February 7, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Kejuaraan Beregu Asia 2026: Dhinda Amartya Akui Fisik Menurun Lawan Thailand

    February 7, 2026

    Film Hendric Shinigami Diduga Didanai Mafia Judol Batam

    February 7, 2026

    Edarkan Sabu, Seorang Wanita Diciduk di Kemayoran Jakpus : Okezone News

    February 7, 2026

    Bali United Waspadai Serangan Balik Cepat Persebaya Surabaya

    February 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.