Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    James Selvaraj: Pemain Muda Jangan Hanya Jadi Beban di Tim Nasional

    February 7, 2026

    Jaga Rumah Tetap Dingin dengan Teknologi baru AC Premium

    February 7, 2026

    Hasil Super League 2025-2026: Persebaya Surabaya Hantam Bali United, Persijap Jepara Amankan Poin Penuh : Okezone Bola

    February 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»69 Rumah, Masjid hingga Sekolah Rusak

    69 Rumah, Masjid hingga Sekolah Rusak

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 7, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Surabaya, CNN Indonesia —

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melaporkan dampak kerusakan akibat gempa magnitudo (M) 6,4 yang mengguncang wilayah Pacitan terus meluas.

    Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno mengatakan dampak gempa terjadi di sejumlah kabupaten di Jawa Timur, dengan total 69 bangunan yang rusak.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Sebaran dampak gempa bumi meliputi Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Madiun, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Tulungagung,” kata Satriyo, Sabtu (7/2) malam.

    Sebanyak 69 bangunan itu meliputi rumah warga, sekolah, fasilitas umum, tempat ibadah hingga tempat usaha. Kerusakan yang terjadi mulai rusak ringan, sedang hingga berat. Selain itu ada 1 warga meninggal dunia.





    “Secara rinci, kerusakan pada sektor hunian dan bangunan umum terdiri dari 52 unit rusak ringan, 6 unit rusak sedang, dan 1 unit rusak berat,” ujarnya.

    Selain bangunan tempat tinggal, kerusakan juga melanda sektor pendidikan dan pelayanan publik. Sebanyak 3 sekolah mengalami dampak.

    “SDN 3 Tamansari, MI GUPPI, dan SMPN 4 Sudimoro. Fasilitas umum lainnya yang terdampak meliputi Kantor PKK, Kantor Terpadu, dan area pemakaman umum,” katanya.

    “2 tempat ibadah berupa masjid, serta 2 tempat usaha yang mencakup satu gudang penyimpanan dan sebuah cafe,” tambahnya.

    Berdasarkan data yang dihimpun, Kabupaten Pacitan menjadi wilayah palinh terdampak dengan total 43 rumah mengalami kerusakan.

    “Di Pacitan ada 38 rusak ringan, 4 rusak sedang, dan 1 rusak berat). Selain itu, sektor pendidikan di Pacitan juga terpukul dengan rusaknya tiga sekolah, yakni SDN 3 Tamansari, MI GUPPI, dan SMPN 4 Sudimoro, serta satu fasilitas umum berupa Kantor PKK,” ucapnya.

    Dampak kerusakan juga meluas ke wilayah Kabupaten Ponorogo, tercatat 3 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, serta kerusakan pada Kantor Terpadu, sebuah masjid, dan satu gudang penyimpanan.

    Sementara itu, di Kabupaten Trenggalek dilaporkan sebanyak 7 unit rumah mengalami rusak ringan, disusul Kabupaten Blitar dengan 2 unit rumah rusak ringan, dan Kabupaten Nganjuk sebanyak 1 unit rumah rusak ringan.

    Di wilayah Kota Blitar tercatat kerusakan pada 1 unit rumah rusak sedang dan satu tempat usaha berupa cafe. Sedangkan di Kabupaten Madiun, kerusakan terjadi pada asilitas publik dan masjid terdampak. Yakni kerusakan pada Masjid Jami Ibaadurrohmaan dan area pemakaman umum.

    Hingga saat ini, kata Satriyo data tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi dapat berkembang seiring dengan proses verifikasi lanjutan di lapangan.

    Selain itu, gempa Pacitan juga membuat satu warga bernama Joko Santoso (53) asal Desa Tanjungpuro, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan meninggal dunia. Namun korban bukan tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Tapi karena mengalami syok setelah gempa terjadi.

    Korban, sebenarnya sempat menyelamatkan diri keluar rumah saat gempa terjadi. Dia bahkan masih sempat berbincang dengan tetangganya.

    Namun, ketika hendak kembali masuk ke rumah, dan bangun dari duduknya, korban tiba-tiba terjatuh hingga tak sadarkan diri.

    “Adanya korban jiwa di Kabupatem Pacitan dalam kejadian tersebut dikarenakan korban memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi dan mengalami syok setelah kejadian,” kata dia.

    (fra/frd/fra)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Jaga Rumah Tetap Dingin dengan Teknologi baru AC Premium

    February 7, 2026

    Jangan Nangis, Mama

    February 7, 2026

    Timnas Futsal Indonesia Gagal Juara

    February 7, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    James Selvaraj: Pemain Muda Jangan Hanya Jadi Beban di Tim Nasional

    Berita Olahraga February 7, 2026

    Ligaolahraga.com -Kuala Lumpur – Mantan pemain internasional Datuk James Selvaraj dan Datuk Rashid Sidek mendesak…

    Jaga Rumah Tetap Dingin dengan Teknologi baru AC Premium

    February 7, 2026

    Hasil Super League 2025-2026: Persebaya Surabaya Hantam Bali United, Persijap Jepara Amankan Poin Penuh : Okezone Bola

    February 7, 2026

    Fikayo Tomori dan Bartesaghi Jadi Fokus Utama AC MIlan

    February 7, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    James Selvaraj: Pemain Muda Jangan Hanya Jadi Beban di Tim Nasional

    February 7, 2026

    Jaga Rumah Tetap Dingin dengan Teknologi baru AC Premium

    February 7, 2026

    Hasil Super League 2025-2026: Persebaya Surabaya Hantam Bali United, Persijap Jepara Amankan Poin Penuh : Okezone Bola

    February 7, 2026

    Fikayo Tomori dan Bartesaghi Jadi Fokus Utama AC MIlan

    February 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.