Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bojan Puas Persib Atasi Pesaing Langsung di Papan Atas Liga

    February 7, 2026

    Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

    February 7, 2026

    2 Alasan Laga Timnas Futsal Indonesia vs Iran di Final Piala Asia Futsal 2026 Bakal Seru : Okezone Bola

    February 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Uang: Tuhan Berwujud Benda

    Uang: Tuhan Berwujud Benda

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 7, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Penulis: Tad Crawford.
    Genre: Keuangan.
    Penerbit: Gemilang Tangerang.
    Cetakan: Mei 2023.
    Ukuran: 15×23 cm.
    Tebal: 296 hlm (2 cm).
    Berat: 370 gr.


    ISBN: 978-623-8036-06-6.
    Harga: Rp. 95.000.

    Orang terjenius sepanjang masa adalah penemu uang. Orang tercerdik di dunia adalah penemu kurs bebas. Orang terzalim se alam raya adalah oligarki serakah pengumpul uang. Orang miskin adalah mereka yang tak punya uang. Tetapi, semua punya persamaan riil: mereka menyembah tuhan uang. Lalu, kalian orang apa di semesta ini?

    Aku menemukan buku ajib ini tak sengaja. Saat merancang mata kuliah uang, utang dan perang. Di pojok mall langgananku kongkow menyembul mencolok buku ini. Tanpa niat membeli buku pada awalnya, tetapi karya ini membetot mata dan menguras dompetku yang tinggal selembar merah seratus ribu. Aku terhipnotis dan berhasrat yang tidak tak tertahankan.

    Buku keren ini lahir dengan menggunakan pendekatan sejarah dan bahkan mitologi. Dengan dua metoda riset itu, Crawford menelusuri sejarah, kisah, mitos, dan bahkan legenda untuk menunjukkan bagaimana pandangan terhadap uang terbentuk dan bertahan lama. Kisah purba yang tidak dipahami banyak orang.

    Dunia sejak lama hanya dibagi dua: (1)Yang banyak uang/kaya; (2)Yang banyak utang/miskin. Dunia juga terpapar dua hal: fiskal dan moneter. Dunia juga pada akhirnya diperkosa oleh dua pikiran: valaster dan supremuster.

    Rezim valas (juga devisa bebas) adalah ordo bermazhab perdagangan internasional dan kontrol negara via perang mata uang oleh kekuatan keuangan internasional. Rezim inilah pelaku utama “the colonialism did not end…”

    Karena itu, valas digunakan sebagai alat tukar internasional juga untuk transaksi jual beli barang dan jasa antar negara sekaligus kontrol nilai uang yang signifikan. Di rezim ini, rukun imannya adalah pasar bebas, devisa bebas, kurs bebas, utang, gadai.

    Sedangkan rezim supremuster berpikir sebaliknya bahwa kebijakan harus dilakukan dengan basis kedaulatan negara dan kedaulatan uang, menetapkan tingkat pertumbuhan uang untuk menjaga stabilitas perekonomian dan harga, sambil memproduksi industri dan iptek secara luas.

    Karena itu rukun imannya adalah pasar terkelola, devisa berimbang, kurs tetap, printing money dan SWF (Sovereign Wealth Fund). Yang jadi soal, pasca orde lama dan orde baru, pikiran-pikiran supremuster dihilangkan dan diharamkan.

    Mengapa itu terjadi? Sebab, reformasi di kita, salah satunya adalah menghadirkan rezim finansial ini sebagai pengganti rezim hibrida yang memberlakukan valas dan moneter dengan terukur. Satu rezim yang memastikan berlakunya sistem ekonomi perbudakan.

    Di buku ini, penulis juga menelusuri legenda kata money. Menurutnya, money berasal dari kisah Dewi Moneta atau Juno Moneta (hlm. 13). Ia adalah dewi Romawi kuno yang disembah sebagai pelindung keuangan dan percetakan uang, dengan kuil utamanya di Bukit Capitoline, Roma, yang didirikan pada 344 SM.

    Nama “moneta” berasal dari bahasa Latin monere (mengingatkan/menasihati) dan tempat kuil tersebut digunakan sebagai bengkel koin, yang akhirnya menjadi akar kata untuk uang (money) dalam berbagai bahasa.

    Membaca buku ini adalah membaca psikologi manusia yang kini menyembah tuhan baru: angka pada benda (koin maupun kertas). Karenanya, buku ini membongkar asumsi tersembunyi manusia terhadap uang, dari zaman Raja Midas hingga kartu kredit, membantu kita memahami hubungan emosional dan makna terdalam uang dalam kehidupan.

    Ya. Isi bukunya juga membahas sisi gelap manusia seperti keserakahan dan utang, perang dan penjajahan juga dari sisi positif seperti amal dan moral untuk mencapai keseimbangan.

    Sebagai penulis, Tad Crawford berhasil membawa pembaca pada perjalanan yang menarik untuk mengungkap sumber keinginan kita terhadap uang.

    Tujuannya jelas, “dengan memahami mengapa uang memiliki kekuatan untuk menguasai manusia, kita mendapatkan kekuatan untuk mengakhiri pola yang merusak dengan menemukan kekayaan jiwa.” Penulis ini memang jos. Kita berhutang budi dan keseriusan padanya.

    Yudhie Haryono 
    CEO Nusantara Centre





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

    February 7, 2026

    Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

    February 7, 2026

    Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

    February 7, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Bojan Puas Persib Atasi Pesaing Langsung di Papan Atas Liga

    Berita Olahraga February 7, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Super League Indonesia: Persib menaklukkan Malut United dengan skor 2-0 di laga pekan…

    Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

    February 7, 2026

    2 Alasan Laga Timnas Futsal Indonesia vs Iran di Final Piala Asia Futsal 2026 Bakal Seru : Okezone Bola

    February 7, 2026

    Kiper Asal Wales Tidak Didatfarkan di Paruh Kedua Super League

    February 7, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Bojan Puas Persib Atasi Pesaing Langsung di Papan Atas Liga

    February 7, 2026

    Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

    February 7, 2026

    2 Alasan Laga Timnas Futsal Indonesia vs Iran di Final Piala Asia Futsal 2026 Bakal Seru : Okezone Bola

    February 7, 2026

    Kiper Asal Wales Tidak Didatfarkan di Paruh Kedua Super League

    February 7, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.