Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sidang Kasus Sritex, Pencairan Kredit Tak Ada Intervensi Direksi

    February 8, 2026

    Sabet 2 Perunggu di Badminton Asia Team Championships 2026, PBSI Apresiasi Tim Putri tapi Kecewa dengan Putra : Okezone Sports

    February 8, 2026

    Bogor Hornbills Kembali ke Jalur Kemenangan Usai Pecundangi Satya Wacana

    February 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Beda Hisab dan Hilal untuk Menentukan Awal Ramadan 2026

    Beda Hisab dan Hilal untuk Menentukan Awal Ramadan 2026

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 8, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Secara umum, hilal merujuk pada metode rukyatul hilal atau pengamatan langsung bulan sabit muda di langit setelah matahari terbenam. Sementara itu, hisab adalah metode perhitungan astronomi untuk mengetahui posisi hilal sudah memungkinkan terlihat sebagai tanda masuknya bulan baru dalam kalender Hijriah.


    Beda Hisab dan Hilal Penentu Awal Puasa 2026

    Melansir laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), rukyat merupakan metode penentuan awal bulan Hijriah dengan cara mengamati hilal, yaitu bulan sabit tipis yang pertama kali tampak setelah terjadi ijtimak (konjungsi). Metode pengamatan hilal ini dapat dilakukan dengan mata telanjang maupun menggunakan alat bantu optik seperti teleskop.



    Jika hilal terlihat, maka malam itu ditetapkan sebagai awal bulan baru. Keberhasilan pengamatan hilal sangat dipengaruhi oleh kondisi langit, cuaca, serta jarak sudut antara bulan dan matahari yang menentukan tingkat visibilitas hilal.

    Berdasarkan kriteria Danjon, hilal umumnya dapat terlihat dengan mata telanjang apabila jarak sudut bulan dan matahari mencapai minimal sekitar 7 derajat. Pengamatan hilal biasanya menggunakan alat optik untuk meningkatkan ketepatan hasil rukyat karena kondisi atmosfer dan cuaca sering menjadi kendala.

    Di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) menjadikan rukyat sebagai pedoman utama penentuan awal bulan Hijriah. Metode rukyat ini terbagi dalam beberapa cara, yaitu:

    1. Kasatmata telanjang (bil fi’li), yaitu hilal terlihat tanpa alat bantu
    2. Kasatmata teleskop, yaitu hilal hanya terlihat dengan bantuan teleskop
    3. Kasat-citra, yaitu hilal terdeteksi melalui kamera atau sensor optik

    Meski mengutamakan rukyat, NU tetap menggunakan hisab sebagai alat bantu untuk memperkirakan waktu dan lokasi terbaik dalam melakukan pengamatan hilal. Dengan begitu, metode hisab dan rukyat dapat saling melengkapi dalam penentuan awal Ramadan.

    Sementara itu, hisab secara bahasa berarti “menghitung”. Dikutip dari buku Pedoman Hisab Muhammadiyah Cetakan Kedua (2009), istilah hisab berasal dari bahasa Arab al hisab yang berarti perhitungan atau pemeriksaan. Dalam konteks fikih, hisab berkaitan dengan penentuan waktu ibadah, termasuk penentuan awal bulan Hijriah.

    Metode hisab menggunakan perhitungan matematis dan astronomis untuk menentukan posisi benda langit tanpa verifikasi langsung melalui rukyat hilal. Melalui hisab, umat Islam dapat memprediksi posisi geometris bulan dan matahari untuk menentukan penjadwalan ibadah, seperti waktu salat, awal Puasa 2026, Idufitri, hingga penentuan musim haji.

    MUI menegaskan bahwa hisab dan rukyat sama-sama berasal dari ijtihad ulama. Oleh karena itu, tidak ada yang salah dari penggunaan metode hisab maupun rukyat, karena keduanya merupakan bagian dari upaya ilmiah dan keagamaan dalam menetapkan awal bulan Hijriah.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Sidang Kasus Sritex, Pencairan Kredit Tak Ada Intervensi Direksi

    February 8, 2026

    Janji Pendidikan Gratis Diuji Usai Tragedi Siswa SD di Ngada

    February 8, 2026

    Transparansi Kejagung Dipuji, Tampilkan Hasil Sitaan Rp6,6 Triliun

    February 8, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Sidang Kasus Sritex, Pencairan Kredit Tak Ada Intervensi Direksi

    Berita Nasional February 8, 2026

    Pada sidang terbaru Rabu 4 Februari 2026, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan empat orang saksi,…

    Sabet 2 Perunggu di Badminton Asia Team Championships 2026, PBSI Apresiasi Tim Putri tapi Kecewa dengan Putra : Okezone Sports

    February 8, 2026

    Bogor Hornbills Kembali ke Jalur Kemenangan Usai Pecundangi Satya Wacana

    February 8, 2026

    Janji Pendidikan Gratis Diuji Usai Tragedi Siswa SD di Ngada

    February 8, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Sidang Kasus Sritex, Pencairan Kredit Tak Ada Intervensi Direksi

    February 8, 2026

    Sabet 2 Perunggu di Badminton Asia Team Championships 2026, PBSI Apresiasi Tim Putri tapi Kecewa dengan Putra : Okezone Sports

    February 8, 2026

    Bogor Hornbills Kembali ke Jalur Kemenangan Usai Pecundangi Satya Wacana

    February 8, 2026

    Janji Pendidikan Gratis Diuji Usai Tragedi Siswa SD di Ngada

    February 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.