“Kami meyakini perubahan besar berawal dari langkah-langkah kecil yang konsisten. Berkolaborasi dengan Malu Dong, BNI ingin menghadirkan dampak nyata sekaligus memperkuat kesadaran kolektif pentingnya menjaga lingkungan,” kata Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, Minggu, 8 Februari 2026.
Okki melanjutkan, kegiatan edukasi lingkungan tersebut merupakan bagian dari komitmen BNI dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan.
Menurut Okki, BNI tidak hanya mendorong aksi langsung, tetapi juga berupaya mendampingi masyarakat membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup ramah lingkungan.
Menggandeng Komunitas Malu Dong, BNI membersihkan sampah di Pantai Mertasari hingga melakukan edukasi pemilahan sampah sejak dari sumbernya serta penerapan gaya hidup ramah lingkungan secara konsisten di tingkat rumah tangga dan komunitas.
Founder Komunitas Malu Dong Komang Sudiarta mengatakan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan aksi sesaat, melainkan harus dibarengi dengan pembentukan kebiasaan baru di masyarakat.
“Penanggulangan sampah tidak bisa hanya satu kali aksi. Harus berkelanjutan. Karena itu, edukasi menjadi kunci untuk membangun kebiasaan baru dalam mengelola sampah, terutama sejak dari rumah tangga,” ujar Komang.
Dalam sesi edukasi, peserta dibekali pemahaman praktis mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, pengenalan konsep reduce, reuse, recycle (3R), serta ajakan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.

