Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dortmund Tekuk Wolfsburg 2-1, Felix Nmecha: Ini Kemenangan Penting

    February 8, 2026

    SDA Mau Dikelola BUMN, Purbaya Enggak Tahu Kondisi Duit Negara?

    February 8, 2026

    Polisi Gali Motif Pembunuhan PPPK di Bekasi Usai Tangkap Pelaku : Okezone News

    February 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Demokrat Tegaskan Relasi SBY-Jokowi Tak Terganggu Isu Ijazah

    Demokrat Tegaskan Relasi SBY-Jokowi Tak Terganggu Isu Ijazah

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 8, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Afriansyah Noor menegaskan hubungan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tetap terjalin baik, meski sempat muncul isu dugaan ijazah palsu yang menyeret nama partainya.

    Hal itu disampaikan Afriansyah usai bertemu Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Minggu (8/2). Ia memastikan pertemuan tersebut sama sekali tidak menyinggung isu ijazah yang sempat menjadi polemik di ruang publik.

    “Oh, sangat baik (hubungan SBY-Jokowi). Dan justru tadi saya cerita, saya lihat museum. Terus, wah, boleh juga tuh kapan-kapan kita bisa kunjungan ke museumnya Pak SBY yang di Pacitan, Museum SBY-Ani,” ujar Afriansyah mengutip Detik.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Afriansyah menyebut pertemuannya dengan Jokowi berlangsung dalam suasana santai dan penuh nostalgia. Ia menegaskan keyakinannya terhadap keabsahan proses politik yang telah dijalani Jokowi selama ini, sekaligus memastikan isu ijazah tidak menjadi bahan pembahasan.





    “Soal ijazah itu saya tidak menyinggung sama sekali dan Pak Jokowi juga tidak menyinggung. Beliau juga sudah tahu bahwa Demokrat sangat tidak mungkin membuat fitnah atau menuduh,” ungkapnya.

    Ia menekankan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan SBY dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjunjung tinggi etika politik. Menurut Afriansyah, Demokrat bukan partai yang gemar menyerang dengan tuduhan tanpa dasar.

    “Itu tidak wataknya Pak SBY, tidak wataknya Pak AHY, dan juga tidak wataknya Partai Demokrat. Partai Demokrat ini partai kaum intelektual, kaum agamis,” tegas Wakil Menteri Ketenagakerjaan tersebut.

    Lebih lanjut, Afriansyah menjelaskan bahwa kunjungannya ke kediaman Jokowi merupakan silaturahmi pribadi yang mencerminkan praktik politik yang sehat. Ia ingin menunjukkan bahwa perbedaan posisi politik tidak seharusnya merusak hubungan antartokoh bangsa.

    “Kami betul-betul menjunjung tinggi cara berpolitik yang santun. Nasionalis religius lah yang kami tanamkan,” ujarnya.

    Dalam pertemuan itu, Jokowi juga menitipkan salam untuk SBY dan AHY. Afriansyah menilai pesan tersebut sebagai simbol harapan agar seluruh elemen bangsa terus bersinergi membangun Indonesia.

    “Jadi, insyaallah tadi malah Pak Jokowi pesan salam buat Pak SBY, buat Mas AHY,” katanya.

    Afriansyah menambahkan, pertemuan tersebut juga diwarnai nostalgia pribadi. Ia mengungkapkan bahwa Jokowi pernah menjadi saksi pernikahan anak-anaknya.

    “Pertama soal nostalgia ya, zaman beliau mencalonkan diri jadi presiden. Kebetulan putra-putri saya itu dinikahkan oleh beliau sebagai saksi menikah. Putri pertama saya tahun 2019, putra kedua saya tahun 2024,” tuturnya.

    Ia mengaku kedatangannya ke rumah Jokowi dilakukan secara spontan saat berkunjung ke Solo. Karena itu, ia tidak sempat melaporkan rencana tersebut kepada SBY.

    “Pak SBY kebetulan saya tidak melapor. Ini spontanitas saja. Tadi malam saya satu bangku sama Pak SBY,” ujarnya.

    Meski demikian, Afriansyah kembali menegaskan Jokowi menitipkan pesan persatuan kepada SBY dan AHY, terutama dalam menghadapi tantangan besar bangsa dengan jumlah penduduk yang mencapai 280 juta jiwa.

    “Harapannya, dengan jumlah penduduk yang besar ini, kita harus bersama-sama membangun bangsa,” pungkasnya.

    (tis/tis)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Danau Tempe Wajo Sulsel

    February 8, 2026

    Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia

    February 8, 2026

    72,8 Persen Publik Puas Program MBG, Didominasi GenZ

    February 8, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Dortmund Tekuk Wolfsburg 2-1, Felix Nmecha: Ini Kemenangan Penting

    Berita Olahraga February 8, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Jerman: Borussia Dortmund mengalahkan VfL Wolfsburg 2-1 pada Sabtu (7/2) di matchday ke-21…

    SDA Mau Dikelola BUMN, Purbaya Enggak Tahu Kondisi Duit Negara?

    February 8, 2026

    Polisi Gali Motif Pembunuhan PPPK di Bekasi Usai Tangkap Pelaku : Okezone News

    February 8, 2026

    Kenang Momen Pahit, Mattia De Sciglio: Dicemooh Milanisti Saat ke Juve

    February 8, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Dortmund Tekuk Wolfsburg 2-1, Felix Nmecha: Ini Kemenangan Penting

    February 8, 2026

    SDA Mau Dikelola BUMN, Purbaya Enggak Tahu Kondisi Duit Negara?

    February 8, 2026

    Polisi Gali Motif Pembunuhan PPPK di Bekasi Usai Tangkap Pelaku : Okezone News

    February 8, 2026

    Kenang Momen Pahit, Mattia De Sciglio: Dicemooh Milanisti Saat ke Juve

    February 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.