Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji

    February 8, 2026

    MU On Fire, Michael Carrick Enggan Bahas Kursi Manajer Permanen

    February 8, 2026

    KPK Resmi Tahan Pemilik Blueray Usai Serahkan Diri di Kasus Suap Bea Cukai

    February 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Pasuruan Usung Identitas Baru ‘Religius Modern’ Berbasis Riset Warga

    Pasuruan Usung Identitas Baru ‘Religius Modern’ Berbasis Riset Warga

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 8, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memperkenalkan wajah baru yang mengusung konsep ‘Religius Modern’. Konsep ini diambil berdasarkan pengamatan terhadap kondisi warga Pasuruan.

    Konsep tersebut juga dihasilkan dari riset terpadu yang menggabungkan beberapa metode antara Pemkot Pasuruan bersama lembaga profesional LOGITERA.

    Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menegaskan temuan riset untuk branding kota ini penting guna memperkuat identitas diri dari wilayah yang dipimpinnya.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Religius bukan berarti statis, modern bukan berarti tercerabut dari akar. Pasuruan menunjukkan keduanya menyatu dalam kehidupan warganya,” kata Adi lewat keterangan tertulis, Minggu (8/2).





    Diketahui, dalam riset tersebut salah satu metode yang digunakan adalah survei persepsi dari warga. Sebanyak 73,5 persen koresponden atau warga menyebutkan keunikan Pasuruan terletak pada nuansa religiusnya.

    Lalu, sebanyak 58,4 persen memilih kata religius, santri, dan berkah sebagai frasa paling tepat menggambarkan kota. Sementara itu sebanyak 41,8 persen langsung mengingat santri, KH Abdul Hamid, serta Payung Madinah di alun-alun ketika nama Pasuruan disebut.

    Namun riset yang sama juga menunjukkan sisi lain Pasuruan, yakni sebagai kota yang hidup. Warga menyebut alun-alun dan tugu kota sebagai ruang interaksi yang aktif; pesisir, nelayan, dan pelabuhan sebagai denyut ekonomi sehari-hari; serta bipang/jipang sebagai warisan kuliner yang terus diproduksi dan diperdagangkan.

    Kemudian, Pasuruan juga dikenali sebagai kota yang majemuk, tempat beragam latar sosial berdampingan. Dari sinilah kata ‘Modern’ muncul, yakni Pasuruan dipersepsikan sebagai ruang publik yang dinamis, ekonomi rakyat yang berjalan, dan masyarakat yang terbuka.

    Temuan-temuan ini kemudian dirangkum menjadi enam simbol identitas yakni spiritualitas, pesisir-bahari, tugu kota, kemajemukan warga, kuliner khas, dan lanskap laut yang membentuk Sistem Bahasa Visual Pasuruan.

    Adi menyebut branding kota ini diposisikan bukan sekadar logo baru. Tetapi juga menjadi pijakan strategis untuk memperkuat berbagai kebijakan.

    “Pijakan strategis untuk memperkuat pariwisata, ekonomi kreatif, komunikasi publik, dan promosi investasi daerah. memperkuat pariwisata, ekonomi kreatif, komunikasi publik, dan promosi investasi daerah,” ujarnya.

    Sementara itu peneliti LOGITERA, Adi F. Nugrotomo menyampaikan soal pentingnya menggali persepsi warga dan akar sejarah sebagai bagian tak terpisahkan dalam merumuskan branding untuk Kota Pasuruan ini.

    “Kami tidak memulai dari desain, melainkan dari ingatan warga. Ketika memori kolektif mengarah pada religiusitas, dan pada saat yang sama warga menggambarkan kotanya sebagai ruang yang hidup dan terbuka, maka ‘Religius Modern’ adalah simpulan empirik, bukan slogan kreatif,” tutur dia.

    Sosialisasi terkait temuan riset ini juga sudah dilakukan kepada seluruh jajaran aparatur pemerintahan di Kota Pasuruan dalam rangkaian acara Sosialisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pasuruan Tahun 2025-2029 pada pertengahan 2025 lalu.

    Ke depan, identitas visual Religius Modern akan hadir bertahap di ruang-ruang publik, dokumen resmi, materi promosi, serta kolaborasi dengan komunitas dan pelaku usaha lokal.

    (dis/mik)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji

    February 8, 2026

    Daftar Kota di Indonesia Potensi Diguyur Hujan Hari Ini

    February 8, 2026

    Menhut Tegaskan Petani Tak Kehilangan Lahan Meski Tanam Mangrove

    February 8, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji

    Berita Teknologi February 8, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menurunkan biaya haji bagi jamaah Indonesia melalui…

    MU On Fire, Michael Carrick Enggan Bahas Kursi Manajer Permanen

    February 8, 2026

    KPK Resmi Tahan Pemilik Blueray Usai Serahkan Diri di Kasus Suap Bea Cukai

    February 8, 2026

    Heboh Gajah Tewas dengan Kaki Buntung, Polisi Kejar Pemburu Liar di Riau : Okezone News

    February 8, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji

    February 8, 2026

    MU On Fire, Michael Carrick Enggan Bahas Kursi Manajer Permanen

    February 8, 2026

    KPK Resmi Tahan Pemilik Blueray Usai Serahkan Diri di Kasus Suap Bea Cukai

    February 8, 2026

    Heboh Gajah Tewas dengan Kaki Buntung, Polisi Kejar Pemburu Liar di Riau : Okezone News

    February 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.