
Jakarta, CNN Indonesia —
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan Pemprov DKI akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit serta pemakaman pelajar SMK 34, Aldi Suryaputra, yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan berlubang pada Senin (9/2) pagi ini.
“Biaya rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta. Kami juga telah menyiapkan pemakaman yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta di TPU Menteng Pulo,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin siang.
Pramono juga menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Innalilahi wa inna ilaihi rajiun, saya mewakili provinsi DKI Jakarta turut berduka cita atas wafatnya ananda Aldi Suryaputra siswa SMK 34 Jakarta yang mengalami kecelakaan tunggal lalu lintas pada pagi ini,” tuturnya.
Pramono mengatakan Pemprov DKI telah memantau hasil kamera pengawas atau CCTV.
Berdasarkan pantauan tersebut, kecelakaan yang terjadi diakibatkan jalan licin dan berlubang serta kecepatan laju kendaraan yang tinggi.
“Kami sudah memantau hasil CCTV. Penyebab kecelakaan adalah jalanan yang licin dan berlubang lalu dilalui dengan kecepatan yang tinggi. Jadi ini kecelakaannya tunggal,” tambah Pramono.
Ia menyebut korban sempat dilarikan ke RS Polri didampingi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Kepala Sekolah SMK 34 Jakarta.
“Namun saat ini posisinya sudah di rumah duka dan sebentar lagi akan dimakamkan,” ujarnya.
Sebagai pencegahan, tambah Pram, ia telah memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga untuk menutup seluruh jalan berlubang di Jakarta meskipun bersifat atau sementara.
“Agar hal serupa tidak terjadi kembali di Jakarta saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga walaupun sampai dengan tanggal diperkirakan 18-19 [Februari 2026] itu curah hujannya masih tidak menentu, kadang-kadang tinggi saya sudah minta semua jalan-jalan yang berlubang untuk ditutup walaupun bersifat temporary,” kata Pramono.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, khususnya di beberapa ruas jalan berlubang.
“Kami meminta untuk masyarakat berkali-kali diingatkan, mulai dinas kominfotik jakarta sekarang ini memang ada beberapa ruas jalan yang berlubang dan itu mohon kehati-hatiannya,” katanya.
Sebelumnya, Aldi, seorang pelajar meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur pada Senin pagi.
“Di sini sudah sering (terjadi kecelakaan), mungkin karena tambalan jalan (berlubang), jadi rawan,” ucap Ardhi, salah seorang warga sekitar di Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin, dikutip dari Antara.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Ardhi menyebut peristiwa tersebut terjadi ketika jalanan masih relatif sepi dan menemukan korban ketika keluar dari gang.
“Tahunya jam enam lewat, jalanan sepi. Saya keluar dari gang ke jalan, korban sudah tergeletak aja,” ujar Ardhi.
Ardhi menilai, kondisi sepeda motor korban tidak mengalami kerusakan berat hanya bagian depan motor terlihat pecah akibat benturan.
Ardhi menilai kondisi jalan di lokasi kejadian sudah lama rusak dan kerap ditambal tanpa perbaikan menyeluruh, sehingga permukaan jalan yang tidak rata menjadi berbahaya terutama bagi pengendara motor.
(nat/kid)
[Gambas:Video CNN]

