Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pelajar Tewas Akibat Jalan Berlubang di Jakarta Timur

    February 9, 2026

    DKI Tanggung Biaya RS & Pemakaman Pelajar Tewas di Jalan Berlubang

    February 9, 2026

    Andreas Schicker Puji Performa Hoffenheim Meski Dibantai Bayern

    February 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Driver Ojol Diduga Dianiaya TNI di Jakbar, Polisi Turun Tangan

    Driver Ojol Diduga Dianiaya TNI di Jakbar, Polisi Turun Tangan

    PewartaIDBy PewartaIDFebruary 9, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial HRS menjadi korban dugaan penganiayaan di Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (4/2) lalu.

    Aksi dugaan penganiayaan itu turut diunggah korban di akun Instagramnya @hasanrisqi. Dalam unggahannya, korban mengaku terduga pelaku merupakan seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

    Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan aksi dugaan penganiayaan itu telah dilaporkan ke Polsek Kembangan pada Kamis (5/2) lalu. Kata dia, saat ini laporan tersebut masih proses penyelidikan.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Benar, Polsek Kembangan telah menerima laporan dugaan penganiayaan/pengeroyokan terhadap pengemudi ojek daring di wilayah Kembangan, Jakarta Barat,” kata Budi saat dikonfirmasi, Senin (9/2).





    Budi menyebut pihaknya masih mendalami soal sosok terduga pelaku penganiayaan tersebut. Termasuk, mendalami apakah terduga pelaku benar merupakan anggota Paspampres atau bukan.

    “Terkait informasi terduga pelaku, hal itu masih didalami dalam proses penyelidikan,” ucap dia.

    Bantah anggota Paspampres

    Terpisah, Asisten Intelijen Komandan Paspampres (Asintel Danpaspampres) Kolonel Inf Mulyo Junaidi menyampaikan pihaknya telah melakukan pengecekan.

    Hasilnya, terduga pelaku yang diketahui bernama Kapten Cpm Antoni dipastikan bukan anggota Paspampres, melainkan bertugas di Detasemen Markas Besar (Denma) Mabes TNI.

    “Rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, tapi dia anggota Mabes TNI, Denma, saya sudah langsung crosscheck, rupanya yang bersangkutan bertugas di Denma,” kata Mulyo.

    Dalam unggahan yang dibuat korban di akun Instagramnya disebutkan dugaan penganiayaan itu bermula saat yang bersangkutan mendapatkan orderan ojek online atas nama Nur dari Jalan Mawar Srengseng dengan tujuan Haji Lebar.

    Kemudian, setibanya di lokasi, ternyata penumpang salah titik tujuan. Korban lalu mengkonfirmasi kepada penumpang arah tujuan sebenarnya.

    “Penumpang pun juga tidak tahu jalan menuju ke lokasi tujuannya karena dia hanya disuruh ke rumah pelaku,” kata unggahan di akun Instagram tersebut.

    Selanjutnya, penumpang menunjukkan share lokasi dari terduga pelaku kepada korban. Share lokasi dari pelaku tidak dapat dibuka di handphone penumpang, namun di dalamnya tertulis jalan di dekat titik tujuannya yaitu Jalan Kecapi.

    “Sesampainya di Jalan Kecapi, saya meminta penumpang Nur ini untuk menghubungi pelaku untuk memastikan lokasi sebenarnya. Ketika ditelepon, HP penumpang Nur ini diberikan ke saya untuk bertanya langsung kepada pelaku,” ujarnya.

    “Ketika saya memberi tahu bahwa saya sudah berada di jalan kecapi dan meminta arahan, si pelaku malah bernada tinggi dan mengatai saya monyet. Waktu itu saya ingin menurunkan penumpang, tapi karena jam 20.30 WIB, saya kasihan karena penumpang ini perempuan. Akhirnya saya antarkan penumpang Nur ini ke rumah pelaku,” sambungnya.

    Setiba di rumah terduga pelaku, korban terlibat cekcok dengan anak terduga pelaku dan terjadi keributan. Lalu, terduga pelaku datang dan membawa besi, lalu memukul kepala korban.

    “Saya sudah melaporkan ke pihak kepolisian. Saya mendapat kabar dari pihak kepolisian. Setelah diselidiki, pelaku adalah anggota Paspampres sehingga polisi tidak dapat melakukan tindakan lebih lanjut. Apakah aparat kebal hukum? Keadilan di negeri ini dikuasai oleh pihak-pihak tertentu?,” ucap dia.

    [Gambas:Instagram]

    (dis/dal)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    DKI Tanggung Biaya RS & Pemakaman Pelajar Tewas di Jalan Berlubang

    February 9, 2026

    Tito Akan Terbitkan SE Pemda Korve Tiap Selasa dan Jumat

    February 9, 2026

    Wajah Taman Bendera Pusaka di Barito Jaksel Jelang Peresmian

    February 9, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Pelajar Tewas Akibat Jalan Berlubang di Jakarta Timur

    Berita Nasional February 9, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Seorang pelajar meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Matraman,…

    DKI Tanggung Biaya RS & Pemakaman Pelajar Tewas di Jalan Berlubang

    February 9, 2026

    Andreas Schicker Puji Performa Hoffenheim Meski Dibantai Bayern

    February 9, 2026

    Tokoh Lintas Agama Nyatakan Sikap soal Darurat Human Trafficking

    February 9, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Pelajar Tewas Akibat Jalan Berlubang di Jakarta Timur

    February 9, 2026

    DKI Tanggung Biaya RS & Pemakaman Pelajar Tewas di Jalan Berlubang

    February 9, 2026

    Andreas Schicker Puji Performa Hoffenheim Meski Dibantai Bayern

    February 9, 2026

    Tokoh Lintas Agama Nyatakan Sikap soal Darurat Human Trafficking

    February 9, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.